Tujuan Pembicaraan Meja Bundar itu untuk menjelaskan perspektif Indonesia-Malaysia atas Ketentuan UE tentang Energi Terbarukan dan Kualitas Bahan Bakar (DREFQ), terutama penggunaan minyak sawit untuk produksi biofuel.
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri Pertanian Anton Apriyantono, didampingi Dubes RI Brussel Nadjib Riphat Kesoema dan jajaran terkait. Sementara delegasi Malaysia dipimpin oleh Menteri Industri Perkebunan dan Komoditi Peter Chin Fah Kui. Kedua menteri membawa wakil dunia usaha sawit negara masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia-Malaysia dalam pembicaraan itu berupaya meyakinkan Parlemen Eropa untuk menyikapi minyak sawit secara adil dan obyektif. Kedua negara saat ini adalah produsen 85% dari total minyak sawit dunia. (es/es)










































