"Sulitnya akses informasi membuat para TKI menjadi sulit untuk berangkat," kata Kasubdin Penempatan Tenaga Kerja Disnaker, Indramayu, Iwan Hermawan di kantornya, Jalan IR H. Juanda, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (10/9/2008).
Iwan mencontohkan, ada sepasang suami istri yang tertipu Rp 60 juta oleh calo lantaran minimnya informasi lapangan kerja pada tahun 2007.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, Iwan meminta agar informasi kesempatan kerja disampaikan tidak melalui internet sebaiknya lewat koran desa.
"Akan lebih efektif. Kalau hanya internet tidak semua bisa mengerti," kata Iwan.
Menanggapi keluhan itu, Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat berjanji pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait kesempatan kerja ke luar negeri. (did/aan)











































