DPRD Bali Minta Penyelamatan Pantai Kuta tak Rusak Lingkungan

DPRD Bali Minta Penyelamatan Pantai Kuta tak Rusak Lingkungan

- detikNews
Kamis, 11 Sep 2008 15:22 WIB
DPRD Bali Minta Penyelamatan Pantai Kuta tak Rusak Lingkungan
Denpasar - Penyelamatan pasir pantai Kuta yang dilakukan dengan menyedot pasir di Pantai Geger, Sawangan kemudian menimbunnya di Kuta dikhawatirkan akan berpengaruh buruk bagi keselamatan pantai lainnya.

"Harus ada jaminan jika pengerukan pasir di Pantai geger tidak akan merusak lingkungan yang lebih parah," kata Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya di DPRD Bali, Jalan Kusuma Atmadja, Denpasar, Kamis (11/9/2008).

Arjaya mengkhawatirkan penyelamatan pantai Kuta justru akan merusak pantai lainnya di Bali yang menjadi tujuan wisatawan, seperti Pantai Nusa Dua, Tanjung Benoa, dan Sanur. "Jangan sampai Pantai Kuta menjadi lebih bagus tetapi pantai lainnya rusak," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk memastikan bahwa proyek yang menelan dana Rp 300 miliyar ini tidak berpengaruh buruk bagi lingkungan, DPRD akan meminta jaminan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Bapedalda (Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah) Bali. "Kita akan mempertanyakan proses izin dan kajian Amdalnya (analisis dampak lingkungan)," ujarnya.

Penyelamatan pasir pantai Kuta dilakukan dengan menimbun kembali pasir di pantai yang terkenal ini dengan pasir. Pasir yang akan digunakan untuk menimbun diambil dari pasir pantai Geger. Caranya, pasir Pantai Geger dikeruk dari kapal kemudian disalurkan ke Pantai Kuta melalui pipa sepanjang 1 km yang tertanam di pantai Kuta. (gds/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini