Pengamatan detikcom, rumah Siti tampak mencolok dibandingkan rumah milik tetangganya. Rumah Siti berlantai 2 dan bangunannya setaraf dengan rumah-rumah elit di kawasan Jakarta Selatan.
Mobil milik Siti terlihat diparkir berjejer di halaman rumahnya. "Alhamdulillah dari hasil kerja saya di luar sudah bisa membangun rumah dan membeli 4 mobil travel," kata Siti kepada wartawan di kediamannya, Jalan Mawar, Sukareja Balongan, Indramayu, Kamis (11/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siti mengaku bekerja di Arab Saudi sejak tahun 1984-1986. Uang hasil keringatnya pun dikumpulkan. "Pada saat itu gaji saya Rp 250.000 per bulan. Alhamdulillah sudah bisa menyekolahkan anak saya" kata ibu 2 anak ini.
Siti pun banting stir membuka usaha setelah berhenti menjadi TKI. Dia membuka usaha untuk memberangkatkan TKI sejak tahun 1994-1995. "Saya setiap bulan bisa memberangkatkan 150 TKI," ujarnya.
(did/aan)











































