Bentuk indikasi kampanye yang dilakukan Presiden SBY antara lain janji yang diberikan SBY kepada sekitar 250 petani kedelai terkait ketersediaan anggaran pemenuhan kebutuhan benih dan pupuk tahun 2009 mendatang.
"Insya Allah jika Allah berkehendak, tahun depan pemerintah telah menganggarkan pemenuhan benih dan pupuk dengan nominal yang tidak sedikit, yaitu mencapai Rp 30 miliar," kata SBY dalam sambutan awalnya, menyikapi kondisi pertanian di Indonesia, Kamis (11/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah sejak awal tak henti-hentinya melakukan inovasi dengan meluncurkan beberapa program. Ini tak akan dihentikan, dan Insya Allah akan terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang," ujar SBY.
Indikasi tersebut semakin jelas dengan keluarnya pernyataan SBY, jika semua yang dikatakannya bukan sekedar janji. "Saya ini bukan termasuk orang yang suka memberikan janji, menikmati sesuatu yang semu. Semua yang saya katakan akan menjadi kenyataan dengan kerjasama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan rakyat tentunya," janji SBY.
Mendapatkan janji-janji dari SBY, ratusan petani dan sejumlah tamu undangan menyambutnya dengan tepuk tangan yang riuh.
Usai acara, Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng saat dikonfirmasi detikcom perihal tindakan SBY tersebut, hanya memberikan senyum simpul sambil bergegas meninggalkan lokasi.
(bdh/nik)











































