Dia mengingatkan bahwa "rakyat AS jatuh dan bangun sebagai sebuah bangsa." Demikian dilansir AFP, Kamis (11/9/2008).
"Apa yang dipertaruhkan dalam pemilu mendatang jauh lebih besar dari sebuah partai, platform, atau kandidat. Kita semua tentu tahu itu," ungkap Obama dalam sebuah jamuan makan malam dengan Kaukus Kongres Hispanik di Washington, Rabu malam waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kehilangan mereka adalah kehilangan kita - penderitaan mereka adalah penderitaan kita," jelasnya.
"Dan dalam waktu-waktu tergelap itu, kita sadar bahwa di Amerika, kita mempunyai kewajiban satu sama lain. Saya adalah penjaga saudara laki-laki saya. Saya adalah penjaga seudara perempuan saya; kita semua jatuh dan bangun sebagai sebuah bangsa," pidato capres Demokrat ini.
Obama dan McCain yang terjebak dalam pertarungan sengit menuju kursi presiden AS dijadwalkan akan bersama-sama memperingati tragedi 11 September 2001 di Ground Zero - situs peringatan tragedi World Trade Center.
Peringatan ini seolah menandakan "gencatan senjata" antara keduanya. Sabtu lalu, baik Obama maupun McCain mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan bahwa keduanya akan "mengesampingkan sejenak urusan politik dan bersama-sama memperbaharui persatuan, untuk menghormati tiap orang yang meninggal, dan turut bersimpati terhadap keluarga dan teman yang ditinggalkan."
(nrl/nrl)











































