2.300 Polisi akan Amankan Pleno KPUD Sumsel Besok

Pilkada Sumsel

2.300 Polisi akan Amankan Pleno KPUD Sumsel Besok

- detikNews
Rabu, 10 Sep 2008 16:22 WIB
2.300 Polisi akan Amankan Pleno KPUD Sumsel Besok
Palembang - Poltabes Palembang akan mengerahkan 2.300 personel untuk mengamankan pleno KPUD Sumsel. Kantor KPUD Sumsel dijaga dengan empat pengamanan berlapis yang bersiaga sejak pukul 05.00 WIB, Kamis 11 September.

Hal itu diungkapkan Kapoltabes Palembang Kombes Pol Luky Hermawan kepada pers di kantornya, Jalan Ryacudu, Jakabaring, Palembang, Rabu (10/9/2008).

Menurut Luky, sistem pengaman akan lebih diperketat dan ditingkatkan dari sebelumnya. "Mulai malam ini seluruh personil akan disiagakan, seluruh personel saat ini sedang kumpul menerima intruksi lanjutan," kata Lucky.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara kantor KPUD Sumsel sepanjang hari ini tampak lengang. Tidak seperti dua hari sebelumnya yang selalu didatangi massa pendukung Syahrial Oesman-Helmi Yahya (SOHE). Di tempat tersebut hanya ada puluhan polisi yang berjaga-jaga.

Pleno Tetap 11 September

KPUD Sumsel akan tetap melaksanakan rapat pleno sekaligus mengumumkan rekapitulasi penghitungan suara pada Kamis (11/09/2008) pagi. "Rencananya pleno dimulai pukul 08.00 WIB," kata anggota KPUD Sumsel, Helmi Ibrahim, yang mewakili Ketua KPUD Sumsel, Safitri Irwan.

Menurut Helmi, mekanisme rapat pleno dan mengumumkan hasil rekapitulasi ini didasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 6/2005 pasal 88 ayat 5 yang memuat bahwa KPUD provinsi harus menggelar pleno rekapitulasi selambat-lambatnya tiga hari setelah semua rekap suara dari kabupaten dan kota diterima. Rekap kabupaten dan kota itu sendiri diterima terakhir Senin 8 September.

Jika aturan hukum ini tidak ditaati maka KPUD akan disanksi. "Saksi dari kedua belah pihak dan unsur Muspida sudah kita undang," tutur Helmi.
(tw/djo)


Berita Terkait