Namun kubu McCain tampaknya bersikap hati-hati terhadap Palin. Apalagi menyangkut wawancara dengan media. Buktinya, sejak terpilih menjadi wakil McCain, wanita cantik itu belum pernah sekalipun diwawancarai media ataupun menjawab pertanyaan audiens.
Ini amat bertolak belakang dengan Joe Biden, pasangan Barack Obama dalam pemilihan presiden AS, 4 November mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kubu McCain punya jawaban untuk hal tersebut. Manajer kampanye McCain, Rick Davis mengatakan, Palin "akan setuju untuk wawancara saat kami pikir itu sudah waktunya dan ketika dia merasa nyaman melakukannya."
"Dia tidak takut menjawab pertanyaan-pertanyaan," cetus Davis dalam acara "Fox News Sunday" seperti dilansir Sydney Morning Herald, Rabu (10/9/2008).
Namun sejauh ini, Palin nyaris tak pernah berdialog dengan para pemilih Republik ataupun wartawan. Kata-kata Palin yang panjang lebar di hadapan publik sejauh ini hanyalah ketika berpidato dalam konvensi nasional Partai Republik.
Pidato tersebut telah membuat Palin muncul sebagai bintang baru. Bahkan dana segar dari para donatur mengalir deras ke kubu kampanye McCain usai pidato ibu lima anak itu. Namun entah kenapa, kubu McCain begitu melindungi Palin dari media dan situasi spontan.
Tapi sampai kapan?
(ita/iy)











































