Mengumbar Kata Maaf di Pantura

Jalur Mudik di Jateng

Mengumbar Kata Maaf di Pantura

- detikNews
Rabu, 10 Sep 2008 11:55 WIB
Mengumbar Kata Maaf di Pantura
Semarang - Jalan berlobang, bergelombang, dan perbaikan-perbaikan membuat jalur pantura Timur dipenuhi rambu peringatan. Kata "maaf" pun bertebaran di sepanjang jalan.

Dari pantauan detikcom, Rabu (10/9/2008), kata "maaf" biasanya diikuti dengan kalimat "ada perbaikan jalan", "ada proyek perbaikan jembatan", dan "jalan sedang diperbaiki". Kalimat-kalimat tersebut tertulis di papan sederhana dengan cat warna merah.

Agar terlihat jelas, papan permintaan maaf dan peringatan dipasang di pinggir jalan pada jarak 100-200 meter dari lokasi perbaikan. Namun ada juga yang dipasang di dekat lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peringatan agar berhati-hati juga tampak dominan, terutama di jalur Semarang-Demak. Papan bertuliskan "Hati-hati, jalan rusak bergelombang" terpasang cukup banyak.

Jalan rusak, yang aspalnya mengelupas dan batu-batu lancipnya menonjol, berakibat fatal. Saat detikcom melintas di jalur tersebut, beberapa mobil dan truk diparkir di pinggir jalan, karena ban bocor.

Hingga saat ini, batu lancip dari aspal terkelupas dan sisa-sisa material perbaikan jalan, masih 'terpasang' dan masuk ke badan jalan. Karena itu, kata "maaf" dan "hati-hati" memang selayaknya dituliskan! (try/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads