Dari pantauan detikcom, Rabu (10/9/2008), kata "maaf" biasanya diikuti dengan kalimat "ada perbaikan jalan", "ada proyek perbaikan jembatan", dan "jalan sedang diperbaiki". Kalimat-kalimat tersebut tertulis di papan sederhana dengan cat warna merah.
Agar terlihat jelas, papan permintaan maaf dan peringatan dipasang di pinggir jalan pada jarak 100-200 meter dari lokasi perbaikan. Namun ada juga yang dipasang di dekat lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan rusak, yang aspalnya mengelupas dan batu-batu lancipnya menonjol, berakibat fatal. Saat detikcom melintas di jalur tersebut, beberapa mobil dan truk diparkir di pinggir jalan, karena ban bocor.
Hingga saat ini, batu lancip dari aspal terkelupas dan sisa-sisa material perbaikan jalan, masih 'terpasang' dan masuk ke badan jalan. Karena itu, kata "maaf" dan "hati-hati" memang selayaknya dituliskan! (try/djo)











































