Keduanya adalah Desi Silvia (23 tahun) warga Desa Santing Kecamatan Losarang dan Dendi (27 tahun) warga Kecamatan Losarang Indramayu. Suasana duka menyelimuti kediaman kedua korban saat mayatnya dibawa dari Rumah Sakit.
Nani, ibunda Dendi, mengatakan sebelum meninggal anaknya sempat mengeluh sesak nafas sepanjang malam. Karena itu, Dendi pun kemudian dilarikan ke RS. "Dia bilang habis minum-minum bersama teman-temannya," ujar Nani. Β
Sementara 4 orang peserta miras maut lainnya masih kritis. Mereka dirawat di RS Bhayangkara Indramayu. Keempatnya adalah Daryanto, Taryana, Hidayat dan Sarta. Dengan demikian korban kritis yang dirawat di rumah sakit menjadi 5 orang dan korban tewas menjadi 8 orang. 2 korban tewas di antaranya wanita, yaitu Desi Silvia dan Siti Royani.
Dari hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan seluruha korban mengalami pengentalan darah di atas normal. Hal ini membuat mereka mengalami pusing dan sesak nafas. "Biasanya dipengaruhi tingginya kadar alkohol pada minuman tersebut," ujar dr Taufik.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan mengenai penyebab pasti kejadian tersebut. Diperkirakan korban akan terus bertambah mengingat banyaknya orang yang mengikuti pesta miras maut itu. (djo/djo)











































