Ratusan Sopir Ricuh dan Blokir Jalan di Medan

Ratusan Sopir Ricuh dan Blokir Jalan di Medan

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2008 21:02 WIB
Medan - Ratusan sopir Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) memblokir persimpangan Jl. Sisingamangaraja-Jl. Abdul Haris Nasution Medan, Selasa (9/9/2008) sore. Akibatnya, arus lalu-lintas lumpuh total sekitar dua jam lebih.  

Pemblokiran jalan dengan memalangkan bus di tengah badan jalan ini adalah bentuk protes para supir atas Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan dan kebijakan Dinas Perhubungan Kota Medan, terkait larangan adanya pool atau loket di sepanjang Jl. Sisingamangaraja.  

Dalam aksinya, para sopir CV. KUPJ (Koperasi Usaha Pinggir Jalan), CV. KUPJ Tour dan CV. Sartika juga menahan dan memaksa sopir lain untuk terlibat demo. Sempat terjadi kericuhan saat sopir lain tidak bersedia ikut demo.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suasana makin memanas saat Kasat Lantas Poltabes Medan Kompol Sabilul Alif turun ke lokasi dan memerintahkan para sopir untuk membuka blokir jalan.  "Tidak ada surat untuk demo ini. Saya perintahkan untuk membuka blokir jalan. Tanggung jawab arus lalu-lintas ada ditangan saya. Buka blokirnya," kata Sabilul tegas.  

Instruksi Kasat Lantas Poltabes Medan ini sempat mendapat penolakan dari para sopir. Namun setelah Kasat Lantas berjanji akan menjadi mediasi mempertemukan para sopir dengan Dinas Perhubungan Kota Medan, para sopir dengan berat hati akhirnya menggeser kendaraannya dari badan jalan.

Ketua Keluarga Besar Sopir dan Pemilik MPU Pro Demokrasi Mangasa Simanjuntak mengatakan, Perda dan kebijakan pelarangan adanya loket di luar terminal sangat merugikan pemilik dan sopir angkutan.  "Penumpang akan berkurang drastis karena penumpang tidak mau masuk terminal. Alasannya sederhana, penumpang merasa tidak aman masuk terminal," kata Mangasa. (rul/asy)


Berita Terkait