"Wacana ini (konvensi) kembali menguat di daerah-daerah karena terangsang oleh
ditetapkannya mekanisme suara terbanyak dalam penentuan caleg," ujar anggota Fraksi Partai Golkar Yuddy Chrisnandi.
Hal itu disampaikan Yuddy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di DPP ada beberapa pengurus yang setuju konvensi, sekurang-kurangnya ada 7 orang, tapi saya tidak mau menyebutkan namanya," ujar politisi muda ini.
Yuddy berharap, jika nantinya konvensi partai Golkar dapat dibuka kembali, hal itu bisa dilaksanakan lebih baik dari konvensi sebelumnya tahun 2004.
"Konvensi di era Akbar Tandjung kan masih jauh dari sempurna, sarat politik uang.
Meski sulit dibuktikan, hampir semua kandidat melakukan politik uang," ujar dosen
ekonomi Universitas Nasional ini.
"Politik uang ini yang harus dieliminir nantinya," lanjutnya.
(lrn/ken)











































