Massa SOHE Marah Lantaran Alex Noerdin Ulang Tahun

Pilkada Sumsel

Massa SOHE Marah Lantaran Alex Noerdin Ulang Tahun

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2008 17:08 WIB
Massa SOHE Marah Lantaran Alex Noerdin Ulang Tahun
Palembang - Mengapa massa pendukung Syahrial Oesman dan Helmi Yahya (SOHE) tiba-tiba menjadi marah pada aksinya hari ini? Benarkah hanya persoalan dugaan penggelembungan suara Aldy di Kabupaten Musi Banyuasin?

Sebagian menjawabnya demikian. Tapi, sebagian massa pendukung SOHE marah kenapa KPUD Sumsel menetapkan tanggal 9 September sebagai pengumuman pleno hasil rekapitulasi Pilkada Sumsel. Kenapa?

"Ini kan hari ulang tahun Alex Noerdin, jadi kesannya KPUD Sumsel memberikan hadiah ulang tahun buat Alex Noerdin. Ini kan ngampok nian (mengejek). Ya, soal dugaan penggelembungan suara di Muba kami percayakan dengan kuasa hukum kami," kata Sudirman, warga Tanggabuntung, Palembang, yang turut aksi ke KPUD Sumsel, Selasa (09/09/2008), yang berujung bentrokan dengan aparat polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita nih menerima kekalahan. Tapi kan ikuti dulu proses hukumnya, kan ada dugaan penyelewengan suara. Selain itu, jangan nian oi ngampok (mengejek) kami dengan pengumuman pas hari ulang tahun. Susah kalau jadi pemimpin seperti itu. Menang itu kepala harus menunduk. Itu pemimpin. Ya, sesuai iklannya di mana-mana, selama puasa ini emosi harus ditahan dan lupakan masa lalu (kampanye, red). Ingat Alex itu calon pemimpin masyarakat Sumsel. Jadi, jagalah karakternya, kalau selama kampanye dia bergaya, ya, boleh saja," kata Samidi, warga Kertapati, Palembang.

Sebagai informasi, aksi ke KPUD Sumsel itu juga dihadiri sekitar 500 massa dari Musi Banyuasin, yang mana wilayah itu diduga ada penggelembungan suara Aldy (Alex Noerdin-Eddy Yusuf). "Berdasarkan informasi dari SMS, suara kami lebih banyak dari yang diplenokan KPUD Sumsel (50.000-an). Ada sekitar 40.000 suara kami hilang," kata seorang pengunjukrasa yang tidak disebutkan namanya, lantaran keamanan dirinya ke depan di Musi Banyuasin.

Saat ini, suasana KPUD Sumsel mulai sepi dari pengunjukrasa. Beberapa aparat polisi masih berjaga di sana. Anggota KPUD Sumsel Helmi Ibrahim saat dihubungi detikcom mengatakan pihaknya masih akan melakukan rapat, apakah pihaknya akan mengumumkan pada hari ini atau tanggal 14 September 2008 mendatang. (tw/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads