Kronologi Penembakan dan Perampokan 4 Kg Emas di Kebayoran Lama

Kronologi Penembakan dan Perampokan 4 Kg Emas di Kebayoran Lama

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2008 15:50 WIB
Jakarta - Sebelum ditembak, Susanto Wijaya (27), seorang kurir emas, terlihat dibuntuti kawanan pelaku perampokan. Jumlah kawanan perampok itu empat orang. Mereka mengendarai dua sepeda motor.

Berikut kronologinya:


Saat itu, Susanto membonceng sepeda motor yang dikemudian Alfian (30). Dia tidak sadar bahwa ada empat orang yang mengendarai dua sepeda motor yang membuntutinya.

Begitu di depan kantor PT Indotrax General Cargo di Jalan Seha RT 09/10 Simprug, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa (9/9/2008), kawanan perampok itu memepet motor yang ditumpangi Susanto. Tak lama kemudian, salah satu kawanan perampok itu melepaskan tembakan ke arah Susanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Wahyu, salah seorang pemilik warung yang melihat aksi penembakan dan perampokan itu, ada dua kali letusan saat kejadian. "Kejadiannya sangat cepat," kata Wahyu.

Dor! Dor! Susanto langsung tersungkur bersimbah darah. Sementara salah seorang perampok langsung mengambil tas yang dibawa Susanto. Pengakuan Alfian, tas yang dibawa kabur perampok itu adalah emas batangan 4 Kg.

Dua tembakan yang dilepaskan perampok mengenai perut dan dada Susanto. Korban sempat dilarikan ke RS Medika Permata Hijau, namun nyawanya tidak tertolong. Warga sekitar tidak berani mengejar perampok, karena pelaku membawa senjata api.

Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompo Iwan Kurniawan saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan emas batangan 4 kg itu akan dikirimkan Susanto ke toko emas di Kebayoran Lama. "Susanto disuruh oleh majikannya, pemilik toko emas di Palmerah, Jakarta Barat," kata dia. (asy/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini