"Saya harus mengakui, orang-orang ini tidak punya malu," cetus Obama dalam kampanye di Farmington Hills, Michigan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (9/9/2008).
"Saat John McCain berdiri di sana dengan Sarah Palin dan mengatakan 'kami di sini untuk perubahan', kalian harus bertanya pada diri kalian sendiri, apa yang mereka bicarakan! Bagaimana mereka bisa punya nyali mengatakan itu," ujar Obama ketus mengenai pidato McCain dan Palin saat konvensi Republik beberapa hari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu kata-kata kosong. Anda cuma mengatakan itu karena Anda menyadari, wah Obama terus membicarakan perubahan dan kelihatannya itu berhasil. Jadi mungkin kita juga harus mengatakannya," sindir Obama seraya disambut gelak tawa massa yang berjumlah sekitar 1.500 orang.
Obama menandaskan, kubu McCain tidak bisa hanya mengarang kata-kata belaka. "Rakyat Amerika tidak bodoh," tandas capres Partai Demokrat itu.
Apapun pendapat Obama namun taktik yang dijalankan pasangan McCain-Palin tampaknya berhasil. Setidaknya hasil sejumlah polling membuktikan hal itu.
Dalam Polling USA Today/Gallup, McCain unggul atas Obama dengan selisih suara yang signifikan. McCain meraih 50 persen dukungan sedangkan Obama 46 persen suara. Padahal pekan lalu, setelah konvensi nasional Partai Demokrat, Obama unggul 7 poin atas Senator Arizona itu.
Polling terbaru lainnya oleh CNN, Rasmussen, dan Washington Post menunjukkan, McCain imbang dengan Obama. Padahal pekan lalu, McCain ketinggalan sekitar 9 poin dari Obama.
(ita/iy)











































