KPU Batal Keliling 14 Negara

KPU Batal Keliling 14 Negara

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2008 07:42 WIB
KPU Batal Keliling 14 Negara
Jakarta - Rencana KPU untuk keliling 14 negara dibatalkan setelah panen kritik. Alasannya, KPU masih menjajaki kemungkinan mendatangkan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) ke Indonesia..

"Iya, kita batalkan," kata anggota KPU Endang Sulastri saat dihubungi detikcom, Selasa (9/9/2008).

Menurut Endang, saat ini ada wacana di antara anggota KPU untuk mengundang PPLN ke Indonesia. Dengan demikian anggota KPU tidak perlu harus ke luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi sekarang ada wacana dari beberapa teman KPU, apakah memungkinkan mereka dari 114 negara itu akan diundang ke sini. Sama halnya dengan ketika kita melakukan raker dengan penyelenggara pemilu dalam negeri," terang Endang.

Namun Endang menjelaskan, KPU masih akan mengukur efektivitas cara ini. KPU akan melihat apakah anggaran yang tersedia mencukupi mengingat anggaran yang ada tadinya disiapkan untuk sosialisasi KPU ke luar negeri.

"Kita kan harus lihat lagi anggarannya, cukup nggak?" kata Endang.

Apakah pembatalan itu dikarenakan KPU menuai banyak kritik? "Saya kira begini. Kita ini kan sebagai lembaga penyelenggara pemilu ada di dalam ketentuan UU. Kita harus melaksanakan itu. Anda menyebutnya kan plesiran. Nah sekarang kita perlu mencari solusi. Kalau itu dianggap pelesiran, kita coba kaji lagi cara yang lebih efektif," jawab Endang.

Yang jelas, menurut Endang, seluruh pemilih di luar dan di dalam negeri harus memperoleh pelayanan yang sama.

"Karena kalau kita lewatkan kita juga dikecam lagi, dibilang KPU tidak memperhatikan pemilih luar negeri," ujar Endang.

14 Kota di 14 negara yang batal dikunjungi adalah Kuala Lumpur (9-12 September), Beijing (13-16 September), Manila (16-19 September), New Delhi (20-23 September), Sidney (22-25 September), Cape Town (26-29 September), Cairo (5-8 Oktober), Jeddah (9-12 Oktober), Moskow (12-15 Oktober), Den Haag (16-19 Oktober), Paris (19-22 Oktober), Madrid (23-26 Oktober), New York (27-30 Oktober), dan Havana (31 Oktober-3 November). (sho/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads