"Hasil quick count berpotensi membuat masyarakat terpecah. Padahal hasil quick count bukanlah hasil resmi pilkada. Karena itu, semua pihak harus menunggu putusan resmi KPU Sumsel," kata sekretaris FPKS Mustafa Kamal dalam rilisnya, Senin ( 8/9/2008).
Menurut Mustafa, perbedaan data responden akan berpengaruh pada hasil hitung cepat. Hasil hitung cepat, kata dia, hanya merupakan gambaran awal dari sebuah proses final pilkada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustafa meminta aparat kepolisian tetap netral dalam mengamankan proses pilkada di Sumsel. "Jangan sampai hasil hitung cepat dijadikan sandaran bagi pihak tertentu yang memihak salah satu calon. Aparat harus menjaga netralitasnya," pungkas Mustafa. (yid/ken)











































