Aksi ini dilakukan oleh Masyarakat Pengawas Rumah Sakit dan LBH Kesehatan di Gedung Depkes, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (8/9/2008), sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka memprotes Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) yang tidak sampai ke rakyat kecil.
Keranda-keranda itu merupakan simbol dari korban yang telah meninggal yakni yakni Sahidin, warga Cikarang Bekasi yang terserang tumor lidah; Fahruri, warga Bintara Bekasi, terserang hipertensi; Encih warga Citeureup Bogor, terserang tumor kaki; Budi Mulyo, warga Cipondoh terserang gagal ginjal; dan Wagiyat Syarif yudianto, warga Ciputat terserang gagal ginjal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya keranda itu ditaruh di depan Gedung Depkes, kemudian didoakan. Selain itu mereka juga memakai jubah hitam bertuliskan 'Menkes Besar Mulut'.
Dalam aksi ini ikut juga seorang ibu bernama Debora. Tangannya bengkak. Dia mengaku menjadi korban malpraktek di salah satu rumah sakit di Batam.
Sekitar 1 jam kemudian, mereka membubarkan diri. Rencananya mereka hendak bertemu Menkes Siti Fadilah Supari, sayangnya sang menteri tidak berada di tempat. (ndr/nrl)











































