Menunggu Kehadiran Gubernur Sekolah dan Berobat Gratis

Pilkada Sumsel

Menunggu Kehadiran Gubernur Sekolah dan Berobat Gratis

- detikNews
Senin, 08 Sep 2008 10:54 WIB
Menunggu Kehadiran Gubernur Sekolah dan Berobat Gratis
Palembang - Seandainya Alex Noerdin pada 9 September 2008 besok terpilih menjadi gubernur Sumsel periode 2008-2013, maka untuk kali pertamanya rakyat Sumsel menjalani hidup gratis, terutama terkait dengan pendidikan dan berobat. Sebab hampir semua yang memilih Alex Noerdin dan pasangannya Eddy Yusuf, tertarik buat memilih pasangan yang diusung Partai Golkar, PD, PNBK, PBR, dan PBB, ini lantaran janji dari โ€œPeloporโ€ gratis ini.

โ€œSiapa sih nggak mau gratis. Kami milih Aldy (Alex Noerdin-Eddy Yusuf) lantaran mereka punya janji akan menggratiskan biaya pendidikan dan berobat gratis,โ€ kata Salimah, warga Kuto Batu, kepada detikcom.

Apa bayangan gratis di mata Salimah? โ€œYa, seperti yang dikatakan mereka saat debat publik dan kampanye itu, gratis semuanya, bukan hanya SPP, juga fasilitas pendidikan seperti buku, tas sekolah, dan sepatu. Kalau kesehatan, ya, kami ini maunya semua pengobatan gratis. Makanya kami berharap nian Aldy nih menang,โ€ katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, Salimah bersama beberapa keluarga dan tetangganya, sehari setelah penetapan gubernur dan wakil gubernur Sumsel yang baru, dan yang menang adalah Aldy seperti yang disiarkan televisi pada 4 September 2008 lalu, dan berita di koran dalam beberapa hari ini, mereka akan segera pergi ke rumah sakit. โ€œBanyak nian penyakit yang sekarang kami derita, seperti penyakit mata, paru-paru, dan semoga mereka (Alex Noerdin-Eddy Yusuf) menepati janjinya,โ€ katanya.

Sejumlah warga di Lorong Pandan, Kertapati, juga akan beramai-ramai ke rumah sakit untuk berobat. Apalagi sejumlah warga sudah menerima kartu pengobatan yang diterima dari Timses Aldy. โ€œAku nak bawa ibu aku yang sakit mata katarak. Mudahan mereka menang, sehingga kami dapat berobat. Dan, kami juga tidak akan susah lagi sebab biaya sekolah anak kami akan ditanggung. Tapi, jangan seperti bantuan sebelumnya, yang mana harus pilih-pilih. Harus adil, kami semua harus menerima pendidikan dan berobat gratis. Sebab katanya programnya beda dengan kartu Askin,โ€ kata Halmah.

Harapan warga Palembang itu cukup beralasan, sebab selama setahun ini, khususnya Alex Noerdin, menyatakan dirinya sebagai pelopor berobat dan sekolah gratis. Bahkan, dalam setiap kampanye, dia berjanji akan melaksanakan program tersebut setelah dirinya terpilih. Bila dalam setahun program itu tidak terwujud, mereka dengan lapang dada akan mundur sebagai pemimpin Sumsel, artinya setelah dilaksanakannya pesta demokrasi 2009 nanti.

Kampanye Aldy dengan tema sekolah dan berobat gratis ini memang cukup efektif. Sejumlah daerah, berdasarkan hitungan suara sementara KPUD, seperti Musi Banyuasin, Musirawas, Lubuklinggau, Empatlawang, Pagaralam, Lahat, Muaraenim, OKU Selatan, rakyatnya tertarik memilih Aldy dibandingkan memiliki SOHE (Syahrial Oesman-Helmy Yahya) yang diusung PDI Perjuangan, PKS, dan 12 parpol.

Tapi, semua itu tergantung pada hari ini, Senin (08/09/2008) yang mana KPUD Sumsel akan melakukan penghitungan dari 15 kabupaten dan kota di Sumsel. Jika memang menang, tinggal Aldy apakah akan mewujudkan janjinya. Jika tidak, bukan tidak mungkin ada semacam kemarahan dari rakyat, sehingga Pemilu 2009 akan meningkatkan golongan putih alias kelompok masyarakat yang tidak percaya dengan politik, akibat banyak janji politikus yang tidak dipenuhi. Selamat datang pemimpin sekolah dan berobat gratis!

(tw/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads