Penjual Atribut Parpol di Pasar Senen Beromset Rp 10 Juta per Hari

H Zainal

Penjual Atribut Parpol di Pasar Senen Beromset Rp 10 Juta per Hari

- detikNews
Minggu, 07 Sep 2008 08:06 WIB
Penjual Atribut Parpol di Pasar Senen Beromset Rp 10 Juta per Hari
Jakarta - Memasuki masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2009, atribut-atribut partai politik terlihat memenuhi pertokoan di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Adalah H Zainal (45) salah seorang penjual atribut parpol yang mendapatkan omset Rp 10 juta per hari.

"Alhamdullilah, dari pengalaman saya di masa menjelang Pemilu sampai Pemilunya, rata-rata omset bisa sampai 10 juta per hari," kata Zainal kepada detikcom dengan muka berseri-seri, Sabtu (6/9/2008).

Sejak dua bulan yang lalu, toko seluas sekitar tiga kali enam meter persegi mulai menjual atribut parpol. Mulai dari bendera dalam ukuran besar dan kecil, kaos, kemeja, rompi, jaket, semi jas, jas, pin, stiker, payung hingga gantungan kunci terlihat mengelilingi kasir tempat Zainal duduk.

"Saya buat barang-barang ini kalau dipesen partai. Ada beberapa yang sengaja disisakan buat contoh. Sebenarnya kalau masalah harga, ini untungnya nggak besar, kaos aja cuma Rp 500 kok per kaos. Apalagis sejak harga bahan naik. Tapi, ya, itu, yang pesen dalam jumlah banyak," jelas Zaenal yang memulai usahanya sejak 10 tahun lalu.

Jika tidak dalam masa menjelang Pemilu atau Pilkada, Zainal biasanya hanya menjual seragam dan atribut untuk keperluan pegawai Departemen Perhubungan, Departemen Dalam Negeri, dan petugas keamanan.

"Untuk Pemilu, konsumen saya kebanyakan langganan dari Pemilu lalu, biasanya Partai besar kayak Golkar, PDIP, PAN, PDS. Partai baru yang pesen dalam jumlah besar itu Gerindra dan Hanura," ujar Zaenal.

Zaenal mengaku melakukan promosi lewat internet dengan cara mengirimkan email ke anggota parpol baru. Pemilik usaha serupa di luar Jakarta juga menjadi pelanggan tetapnya. Hal ini dikarenakan Pasar Senen merupakan sentral industri jasa yang menjual atribut partai politik.

"Partai dan penjual di daerah Kalimantan, Sulawesi, Sumatra, Bandung, Papua ngambilnya di sini. (Pasar) Senen kan sentralnya. Satu-satunya," jelas ayah satu anak ini.

Menurutnya, Golkar dan PDIP adalah pemesan atribut dalam jumlah besar di tokonya. Sedangkan Parpol baru yang pesanannya paling menguntungkan adalah Hanura.

"Kalau Hanura, saya rasa di seluruh pelosok Indonesia ada (atributnya). Waktu itu saja pesan kaos lebih dari 5000," katanya.

Walaupun Zaenal tidak asing dengan parpol, ia mengaku tidak mengidolakan salah satu Parpol pun. "Nanti pas Pemilu saya coblos semuanyalah yang bikin untung," candanya.
(vna/irw)


Berita Terkait