"Dia pantas di pecat, semua orang yang melakukan hal itu (menerima uang) pantas di pecat," kata pengamat politik Arbi Sanit saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/9/2008) pagi.
Arbi mengaku heran dengan pernyataaan Agus yang mempertanyakan keadilan dalam pemecatan ini. Agus telah terbukti menerima suap pada saat pemilihan Deputi Senior BI. Bukannya langsung melapor, pria berkumis ini justru menyimpan masalah suap ini selama bertahun-tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira dia mau jadi pahlawan atas dosa-dosa yang dibuatnya. Kesalahan tidak bisa di tukar dengan pengampunan. Ini (pemecatan) akibat dari dia jujur," pungkasnya. (mok/mok)











































