McCain juga mengangkat tentang pengalamannya menjadi tahanan perang di Vietnam. Menurutnya, pengalaman itu membuat dirinyalah yang seharusnya dipercaya untuk menjadi presiden, bukan Barack Obama.
"Saya jatuh cinta pada negara saya ketika saya menjadi tahanan di negara orang lain," kata McCain menurut transkrip pidato yang lebih dulu dibagikan ke media seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (5/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bukan lagi milik diri saya sendiri. Saya milik negara saya," tandasnya.
Dalam konvensi ini, selain McCain, istrinya, Cindy McCain juga akan menyampaikan pidatonya.
Sebelumnya, calon wakil presiden Republik Sarah Palin telah memukau para delegasi konvensi lewat pidatonya. Pidatonya yang tajam disambut meriah oleh para delegasi. Dalam pidatonya itu, Palin lantang mengkritik Obama yang disebutnya sebagai pembicara yang berbakat.
Apakah McCain akan mampu memukau para delegasi seperti halnya Palin? Kita lihat saja.
(ita/iy)











































