"Kita sempat shocked dengan klaim kemenangan Aldy di televisi, padahal penghitungan belum selesai. Bahkan penghitungan cepat itu hanya dilakukan di sejumlah TPS. Jadi, kita langsung memerintahkan saksi di lapangan segera melaporkan hasil sebenarnya," kata salah seorang fungsionaris DPD PDIP Sumsel Gantada.
Hal itu dia katakan usai menghadiri penghitungan suara versi PDIP di kediamanan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Eddy Santana Putra, di daerah Kambang Iwak, Palembang, Kamis (4/09/2008) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kini masih menunggu suara dari kantong-kantong basis Sohe. Kita perkirakan Sohe unggul sekitar 4 sampai 5 persen," lanjut Gantada.
Namun, menurut Gantada, penghitungan internal itu akan tetap disesuaikan dengan perhitungan yang dilakukan KPUD Sumsel.
"Awalnya kita sempat terpancing hasil penghitungan cepat itu, terutama para pemilih SOHE. Tapi setelah dijelaskan mereka mengerti," katanya.
Diperoleh informasi, hingga Jumat (5/9/2008) pukul 01.00 WIB, perhitungan sementara KPUD Sumsel memenangkan pasangan Sohe yang meraih 50,77 persen suara, mengungguli Aldy yang memperoleh 49,23 persen. Suara yang sudah masuk ke KPUD sekitar 55,35 persen.
"Jadi kita percaya Sohe menang, dan kita minta rakyat Sumsel untuk tenang dan menjaga ketertiban. Jangan terpancing emosi oleh klaim sepihak dan pesta yang dilakukan pasangan calon lain," kata Gantada.
Sebagai informasi, tiga lembaga survey menampilkan hasil berbeda dari quick count yang mereka lakukan. Pusat Kajian Pembangunan Strategis (Puskaptis) menempatkan Sohe sebagai pihak yang unggul dengan 51,11 persen suara, sedangkan Aldy 48,8 persen.
Sebaliknya, Lingkaran Survey Indonesia memenangkan Aldy dengan perolehan suara 51 persen, sedangkan Sohe 49 persen. Sementara Lembaga Survey Indonesia memenangkan Aldy dengan perolehan suara 52,12 persen, unggul atas Sohe yang memperoleh 47,88 persen. (tw/ddt)











































