Di Kabupaten Deli Serdang, banjir melanda empat kecamatan, yakni Kecamatan Galang, Pagar Merbau, Pantai Labu, dan Lubuk Pakam. Ketinggian air pada beberapa tempat mencapai satu meter. Misalnya di Dusun III, Desa Jaharun B, Galang. Air yang datang sejak pagi membuat warga terpaksa menyelamatkan barang-barang dan mengungsi ke rumah sanak saudara.
Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Pagar Merbau. Air yang bersumber dari kawasan hulu Sungai Buaya meluap sehingga menyebabkan warga terpaksa menyelamatkan diri. Hingga Kamis malam, air masih belum surut. Namun sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir di Deli Serdang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Kabupaten Serdang Bedagai yang bertetangga dengan Kabupaten Deli Serdang, banjir terjadi karena hujan lebat yang turun sejak pagi. Saluran drainase tidak mampu menampung debit air. Akhirnya air meluap dan merendam rumah warga yang berada dalam wilayah Kecamatan Perbaungan dan Pantai Cermin.
Di Kecamatan Perbaungan, banjir juga merendam bangunan sekolah. Selain itu jalur transportasi juga terputus karena jalan penghubung antardesa sepanjang 50 meter di Kecamatan Perbaungan terendam air setinggi hampir setengah meter. Kendaraan pun sulit melintas.
Sedangkan di Kabupaten Batubara, daerah yang terkena banjir berada di Kecamatan Talawi dan Kecamatan Lima Puluh. Beberapa desa yang terkena banjir di dua kecamatan ini antara lain adalah Desa Pahang, Padang Genting, Panjang, Rawa Dolik, Desa Air Hitam, dan Cahaya Pardomuan. Banjir di Kabupaten Batubara ini terjadi karena meluapnya Sungai Kelubi yang dipicu banjir kiriman dari kawasan hulu sungai. Akibatnya, ratusan lahan pertanian dan perkebunan sawit terendam air.
(rul/sho)











































