Andi Tolak Komentari Desakan Agar Heru Lelono Dilengserkan

Andi Tolak Komentari Desakan Agar Heru Lelono Dilengserkan

- detikNews
Kamis, 04 Sep 2008 20:06 WIB
Andi Tolak Komentari Desakan Agar Heru Lelono Dilengserkan
Jakarta - Staf khusus Presiden SBY bidang otonomi dan pemerintahan daerah Heru Lelono
diminta mundur oleh Wakil Ketua Partai Demokrat, Ahmad Mubarok lantaran sudah dua kali melakukan kesalahan yang fatal. Mennaggapi permintaan ini, juru bicara Presiden SBY Andi Mallarangeng ogah mengomentari.

"Tanyakan saja pada beliau (Ahmad Mubarok). Saya hanya menjelaskan peran
Presiden yang hadir pada saat itu," ujar Andi saat dihubungi wartawan via
telepon, Kamis (3/9/2008).

Andi juga enggan berkomentar soal kegagalan bibit Supertoy yang diproduksi oleh PT Sarana Harapan Indo Pangan milik Heru Lelono. "Ya silakan ditafsirkan saja pada beliau," kata Andi mengelak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi menjelaskan, kedatangan SBY pada panen raya padi jenis Supertoy di
Purworejo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu atas undangan dari Bupati Purworejo. Menurutnya, Presiden mendukung siapa pun yang mempunyai penemuan-penemuan baru yang bermanfaat bagi amsyarakat banyak.

Presiden sudah mendengar masalah ini? " Saya belum cek karena baru baca juga. Jadi Presiden datang waktu itu untuk menanam padi dan bagus panennya. Mengenai kelanjutan jenis padi itu dikembalikan ke Heu Lelono. Tanya sendiri sama beliau," kata Andi. (anw/gah)


Berita Terkait