Sejauh ini perusahaan yang didirikan Heru Beberapa kali membikin heboh. Misalnya Blue Energy dan benih Supertoy. Kali pertama dirilis, temuan ini begitu menjanjikan. Namun setelah diuji dan diteliti ternyata tidak ada apa-apanya.
Heru mulai membangun PT SHI bersama teman-temannya di Gerakan Indonesia Bersatu, tiga tahun silam. Selain itu Heru Cs juga membuat sebuah lembaga penelitian bernama Center for Food Energy and Water Studies (CFEWS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kedekatannya dengan SBY membuat proyek-proyek yang digarapnya menjadi
spesial. Beberapa proyek besutan PT SHI sempat mendapat perhatian khusus SBY, seperti blue energy dan padi jenis Supertoy. Bahkan SBY ikut mempromosikan dua hasil temuan PT SHI itu.
Hal itu disebabkan Heru adalah salah satu staf khususnya dan orang dekat SBY. Sebelum dekat SBY, Heru merupakan mantan anggota Badan Penelitian dan
Pengembangan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Balitbang PDIP).
Heru mulai dekat dengan SBY sudah lama, yakni sejak 2001. "Heru memang sudah
kenal dekat dengan SBY sejak lama," ujar Roy B.B. Janis saat dihubungi
detikcom.
Roy adalah salah seorang teman dekat Heru Lelono saat di PDIP. Kini sekalipun sudah beda partai, keduanya masih berteman baik. Meski demikian, Roy mengaku tidak tahu menahu soal Supertoy maupun Blue Energy yang digarap temannya itu.
"Saya tidak pernah mengikuti perkembangan proyek yang dijalankan Heru. Karena kita tidak pernah ngobrol soal proyek tersebut. Tapi yang saya tahu dia orangnya sederhana," ujarnya.
Menurut Roy, sosok Heru tidak mencerminkan sebagai orang dekat presiden.
Meskipun ia dekat dengan Megawati maupun SBY.
Di lingkungan istana, Heru sebelumnya lebih banyak meluangkan waktu mengisi dan menerbitkan tabloid Gerakan Indonesia Bersatu (GIB). Di tabloid gratisan
tersebut Heru duduk sebagai Sekretaris Umum, sementara SBY duduk sebagai ketua dewan penasihat.
Heru mulai mencuri perhatian publik, ketika proyek Blue Energy dan padi Supertoy digulirkan. Tapi ternyata, dua proyek yang mendapat perhatian SBY itu gagal berfungsi.
Blue Energy, yang sebelumnya disebut-sebut bakal menjadi energi alternatif pengganti bahan bakar, ternyata hanya isapan jempol. Kini giliran Supertoy yang dikatakan padi varietas unggul ternyata hasilnya buruk sehingga
diprotes petani.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengatakan masalah tersebut
adalah kelalaian individu, bukan kejahatan. Kelalaian ini disebabkan karena
terlalu bersemangat memberikan kabar gembira yang menyenangkan masyarakat.
Padahal temuan tersebut belum final.
Sementara SBY, menurut Mubarok, salalu responsif dengan ide-ide yang berkaitan dengan kemaslahatan masyarakat. Sehingga SBY mau meresmikan proyek-proyek yang diusung Heru.
"Tapi problemnya, SBY sangat percaya kepada orang dekat. "Contohnya pada pabrik gula aren di Manado, sudah diresmikan ternyata tidak optimal, kemudian masalah Blue Energy akhirnya yang tertipu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)," jelas Mubarok.
Karena dianggap bikin malu SBY, Partai Demokrat kemudian menyarankan Heru Lelono digeser dari jabatannya sebagai staf khusus Presiden SBY. Alasannya, Heru telah dua kali membuat heboh dan mencemarkan nama SBY lewat proyek Blue Energy dan padi Supertoy HL2 yang dianggap omong kosong belaka. (ddg/gah)











































