"Mereka (PT SHI) berjanji akan memberikan ganti rugi jika petani mengalami gagal panen," kata Lurah Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Dandung Sumriadi, saat ditemui di rumahnya, Kamis (4/9/2008).
Dandung menjelaskan, PT SHI pernah menyatakan kesanggupannya untuk memberikan ganti rugi kepada petani jika terjadi gagal panen. Hal tersebut tertuang dalam surat perjanjian yang ditandatangani Iswahyudi selaku pimpinan PT SHI.
"Kalau petani gagal panen mereka mau makan apa? Padahal sebentar lagi lebaran. Jadi ini bukan mengada-ada, ini semata-mata masalah perut," ujar Dandung.
Terkait tuntutan tersebut, lanjut Dandung, pihaknya sudah mengirimkan surat somasi ke PT SHI. Dandung menegaskan, jika dalam waktu 7 hari tidak ada penjelasan dari PT SHI, pihaknya akan mengambil tindakan lebih lanjut.
Para petani Desa Grabag melakukan protes pada Rabu 3 September. Mereka merasa tertipu ratusan juta rupiah lantaran panen padi jenis unggul Supertoy HL2 puso alias kopong. Padahal dalam panen perdana padi ini dihadiri Presiden SBY. Dalam acara itu SBY membangga-banggakan keunggulan Supertoy HL2.
Proyek padi Supertoy HL2 ini dikoordinasi oleh PT SHI. Staf Khusus Presiden SBY, Heru Lelono, menjadi komisaris di perusahaan ini. Singkatan HL2 pada nama padi Supertoy HL2 ini diyakini sebagai singkatan nama Heru Lelono (HL).
(djo/asy)











































