Petani Kapok Tanam Padi Supertoy HL2

Petani Kapok Tanam Padi Supertoy HL2

- detikNews
Kamis, 04 Sep 2008 15:16 WIB
Petani Kapok Tanam Padi Supertoy HL2
Purworejo - Petani di Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengaku kapok menanam padi Supertoy HL2. Sebab kualitas padi ini ternyata lebih buruk dibandingkan jenis IR yang biasa mereka tanam.

"Kalau boleh memilih, kami lebih suka menanam padi jenis IR karena hasilnya lebih baik," kata Satinem, salah seorang petani yang ditemui detikcom Kamis (4/9/2008).

Menurut Sutinem, para petani yang menanam padi Supertoy HL2 terpaksa melakukan panen awal. Jika tidak, tanaman mereka hanya akan habis dimangsa hama wereng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu pun bulir padinya banyak yang kecil dan kosong. Jadi kami benar-benar rugi pada panen kedua ini," ungkap Sutinem.

Diakui Sutinem, pada panen pertama, padi Supertoy memberikan hasil yang memuaskan. Namun pada panen kedua ini hasilnya merosot drastis.

"Waktu panen pertama hasilnya sekitar Rp 2,3 juta per hektar. Tapi sekarang jauh sekali di bawahnya," papar Sutinem.

Para petani Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah melakukan protes pada Rabu 3 September. Mereka merasa tertipu ratusan juta rupiah lantaran panen padi jenis unggul Supertoy HL2 puso alias kopong. Padahal dalam panen perdana padi ini dihadiri Presiden SBY. Dalam acara itu SBY membangga-banggakan keunggulan Supertoy HL2.

Proyek padi Supertoy HL2 ini dikoordinasi oleh PT Sarana Harapan Indopangan (SHI). Staf Khusus Presiden SBY, Heru Lelono, menjadi komisaris di perusahaan ini. Singkatan HL2 pada nama padi Supertoy HL2 ini diyakini sebagai singkatan nama Heru Lelono (HL). (djo/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads