PT SHI Salahkan Petani

Padi Promosi SBY Diprotes

PT SHI Salahkan Petani

- detikNews
Kamis, 04 Sep 2008 13:11 WIB
PT SHI Salahkan Petani
Jakarta - Padi yang dipromosikan Presiden SBY mengalami gagal panen. Padi itu diketahui diproduksi PT Sarana Harapan Indopangan (SHI). Sang pimpinan perusahaan pun menolak dipersalahkan. Yang salah petani.

"Itu karena kami sudah tidak mendampingi lagi," kata CEO PT SHI Iswahyudi saat dihubungi lewat telepon, Kamis (4/9/2008).

Dia menjelaskan, dahulu perusahaannya menawarkan kerjasama kepada petani untuk menanam Supertoy. Dan dijanjikan, bila tidak memenuhi hasil maksimal setiap lahan akan diganti gabah 13 Juta per hektar. Dan PT SHI melakukan pendampingan pada Desember 2007 hingga panen pertama April 2008, terbukti hasilnya bagus. Tapi karena ada satu dan lain hal pihaknya balik kanan meninggalkan petani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang periode pertama 100 persen kita dampingi, mulai dari pupuk sampai benih dan hasilnya relatif bagus. Tapi setelah panen tidak disetorkan kepada kita, di luaran justru banyak yang jual Supertoy," jelas Iswahyudi.

Dari estimasinya, setiap 1 hektar lahan menghasilkan 7 ton gabah. Tapi yang disetorkan kepadanya oleh petani hanya 2-3 ton saja.

"Kita ini swasta berpikirnya bisnis. Begitu melihat hasil panen tidak disetor, saya tidak mau ribut. Kita cari lagi tempat di mana kira-kira  secara bisnis kondusif," jelasnya.

Padi temuan Tuyung Supriyadi itu lanjut Iswahyudi, kini ditanam juga di Madiun, Ponorogo, Sulawesi, dan sebagian Sumatera. "Coba Anda lihat saja sendiri ke sana. Di daerah itu sudah panen kedua dan hasilnya bagus, seperti Rojolele. Itu karena kita dampingi. Sekarang dari luar negeri juga sudah tertarik," urainya.

Dia justru menengarai kala didampingi dahulu, petani Purworejo tersebut tidak mau belajar dan mengerjakan sendiri. Padahal padi ini dengan hanya sekali tanam bisa 3 kali panen.

"Saya denger isu petani tidak mengerjakan sendiri tapi membayar pihak lain (KPT)," tandasnya. (ndr/iy)


Berita Terkait