Pemenang Pilkada DKI Harus Dulang 50% Plus 1 Suara

- detikNews
Rabu, 18 Jul 2007 10:05 WIB
Jakarta - Dalam UU 32/2004, pemenang pilkada harus meraih 25 persen plus 1 suara. Namun untuk Pilkada DKI Jakarta, berdasarkan UU Ibukota Negara yang telah disahkan DPR, syaratnya lebih berat lagi.UU yang menjadi landasan Pilkada DKI pada 8 Agustus 2007 tersebut mensyaratkan pemenang pilkada harus mendulang 50 persen plus 1 suara."Ini adalah legitimasi mayoritas mutlak," kata Ketua Pansus RUU Ibukota Negara Effendi Simbolon kepada detikcom, Rabu (18/7/2007).Dijelaskan dia, tugas dan kewenangan Pemprov dan KPUD DKI harus mengacu pada UU tersebut dalam melaksanakan pilkada, termasuk soal ketentuan perolehan suara. Sedangkan ketentuan lain dalam UU itu berkaitan dengan kewenangan Pemprov DKI yang baru nanti.Artinya, beralihnya landasan hukum Pilkada DKI dari UU 32/2004 ke UU Ibukota Negara sebenarnya tidak mengganggu proses tahapan pilkada yang sedang berlangsung, meski selama ini KPUD DKI Jakarta menyandarkan landasan hukum proses tahapan pilkada pada UU 32/2004.Effendi juga mengatakan, setelah disahkan, UU tersebut langsung berlaku. Sebab dalam sidang paripurna Selasa kemarin, Mendagri Ad Interim Widodo AS telah merekomendasikan UU tersebut sebagai landasan Pilkada DKI.Politisi Senayan asal PDIP ini mengatakan, ketentuan pilkada dalam UU tersebut akan menjadi semangat bagi penyelenggaraan pilkada di daerah lainnya."Sudah ada komitmen. Pemerintah akan segera membuat Peraturan Pemerintah (PP) dari UU itu. Jadi tidak perlu menunggu satu minggu, satu bulan atau 6 bulan untuk menerapkannya," pungkas Effendi.

(rmd/sss)