detikNews
Jumat 10 Mei 2019, 18:09 WIB

Cekik Petugas KPPS, Pemilih di Jakarta Utara Jadi Tersangka

Jabbar Ramdhani - detikNews
Cekik Petugas KPPS, Pemilih di Jakarta Utara Jadi Tersangka Ketua Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakut, Benny Sabdo (pegang mik) (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Jakarta Utara menetapkan seorang pria bernama Ivan Valentino sebagai tersangka. Ivan terjerat hukum akibat mencekik seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Tersangka datang sebagai pemilih ke TPS 071 di Karang Bolong, Ancol dan tiba-tiba menyerang salah seorang anggota KPPS dengan mencekiknya," kata Ketua Sentra Gakkumdu Bawaslu Jakut, Benny Sabdo, lewat keterangannya, Jumat (10/5/2019).


Ivan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Gakkumdu Polres Metro Jakarta Utara pada hari ini. Penyidik menyimpullkan Ivan melakukan kegiatan yang menimbulkan gangguan ketertiban dan ketenteraman pada pemungutan suara di TPS 071 Karang Bolong Ancol, Pademangan, Jakut.

Atas perbuatannya, Ivan terancam pidana penjara dua tahun dan denda sebesar Rp 24 juta. Ivan Dianggap melanggar Pasal 531 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Kasus ini teregister dengan nomor LPB/04/K/IV/2019/PMJ/RESJU tgl. 30 April 2019.


Berikut bunyi Pasal 531 UU Pemilu:

Setiap orang yang dengan sengaja menggunakan kekerasan dan/atau menghalangi seseorang yang akan melakukan haknya untuk memilih, melakukan kegiatan yang menimbulkan gangguan ketertiban dan ketentraman pelaksanaan pemungutan suara atau menggagalkan pemungutan suara dipidana paling lama 4 tahun dan denda maksimal Rp 48 juta.


Simak Juga "Menkes Ungkap Penyebab Kematian Ratusan Petugas KPPS":

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/fdn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com