DetikNews
Selasa 22 Januari 2019, 17:44 WIB

Balita di Aceh Tinggal Serumah dengan Ayah yang Gangguan Jiwa

Agus Setyadi - detikNews
Balita di Aceh Tinggal Serumah dengan Ayah yang Gangguan Jiwa Dinsos merawat anak balita. (Agus/detikcom)
Banda Aceh - Seorang anak balita di Aceh diasuh ayahnya yang mengidap gangguan jiwa. Ibu bocah tersebut kabur dari rumahnya karena tidak tahan menjadi korban KDRT.

Keberadaan ayah berusia 53 tahun dan anaknya ini awalnya diketahui Dinas Sosial Bireuen pada 22 Desember lalu. Saat itu, keduanya telantar dan tinggal di sebuah gubuk di Km 25, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Di sana, sang bocah diasuh ayahnya yang mengalami gangguan jiwa.

Padahal sebelumnya, mereka tinggal di sebuah desa di Kecamatan Ceulala, Aceh Tengah. Setelah sebulan dideteksi, ayah dan anak tersebut selanjutnya diamankan ke Mapolsek Juli. Sang ayah kemudian dibawa ke rumah sakit jiwa di Bireuen, sedangkan anaknya diserahkan ke Camat Ceulala, Aceh Tengah.



"Kemarin ayahnya kami bawa ke Rumah Sakit Jiwa dr Fauziah untuk direhabilitasi. Sedangkan anaknya diserahterimakan dari Kadinsos Bireuen kepada Dinsos Aceh Tengah untuk selanjutnya dirawat oleh bibinya," kata Camat Ceulala Salman Nuri dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).

Penyerahan bocah tersebut oleh Dinas Sosial Bireuen kepada Camat Ceulala berlangsung di sebuah rumah makan di Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, pada Senin (21/1) kemarin. Penyerahan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Bireuen Murdani; Kepala Dinas Kesehatan Bireuen dr Amir Addani; Camat Ceulala, Kabupaten Aceh Tengah, Salman Nuri; personel Polsek Juli; serta bibi atau adik dari ayah bocah tersebut.

Menurutnya, sang ayah akan dirawat di rumah sakit sampai sembuh sehingga nanti dapat kembali berkumpul dengan anaknya. Pihak kecamatan juga akan berkoordinasi dengan keluarga orang tua bocah tersebut. Rencananya, bocah lima tahun ini juga akan diusulkan mendapat penanganan khusus, yakni trauma healing.



"Kami berupaya agar ayah bocah tersebut bisa mendapatkan bantuan rumah juga usaha bengkel sehingga diharapkan dia dan anaknya dapat menjalani kehidupan sebagaimana mestinya," jelas Salman.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh Alhudri mengaku akan mengusulkan rumah kepada keluarga tersebut ke Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah. "Sepulang dari sini akan saya sampaikan ke bapak Plt agar keluarga ini bisa kita bantu. Kita Pemerintah Aceh akan mengupayakannya," kata Alhudri.
(agse/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed