DetikNews
Senin 08 Oktober 2018, 19:40 WIB

Siap Kawal Pemeriksaan Amien Rais, PA 212 Tak Ingin Ada Kriminalisasi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Siap Kawal Pemeriksaan Amien Rais, PA 212 Tak Ingin Ada Kriminalisasi Slamet Maarif (Zunita Amalia/detikcom)
Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 akan menggelar aksi mengawal dan mendampingi Amien Rais yang dipanggil polisi terkait kasus hoax Ratna Sarumpaet. Apa tujuannya?

"Pak Amien adalah marwah kami karena beliau juga tokoh yang bergerak di aksi bela Islam sampai dengan 212. Jadi sekali lagi, perlu kami tegaskan kami gerakan 212 tidak pernah akan membiarkan lagi ada ulama dan tokoh nasional yang coba-coba akan dikriminalisasi," kata Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif di Posko Pemenangan PAN, Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2018).

Slamet menjelaskan Amien Rais merupakan Ketua Dewan Penasihat PA 212. Jadi pihaknya akan mengawal proses pemeriksaan Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu oleh polisi.



"Kami nggak akan diam, kami akan bergerak kalau ada tokoh-tokoh, ulama kami yang akan coba-coba dikriminalisasi. Oleh karenanya, kita akan kawal beliau, dampingi beliau sampai dengan Polda Metro Jaya," ujarnya.

Slamet juga mengatakan alumni 212 tidak akan meninggalkan Polda Metro Jaya hingga Amien Rais pulang. Pihaknya akan memastikan Ketua Dewan Kehormatan PAN itu keluar dengan selamat dari Polda.

"Ya kita akan kawal beliau, akan tunggu beliau sampai beliau keluar. Kita nggak akan bubar, nggak akan pulang kalau Pak Amien belum keluar dari Polda Metro Jaya, kalau belum kembali ke rumahnya. Itu tujuan kami, kita pastikan Pak Amien akan pulang ke rumahnya," tutur Slamet.

Lantas, berapa orang dari alumni 212 yang akan hadir ikut mengawal Amien Rais?

"Untuk berapa orangnya kita belum bisa pastikan, yang jelas dari Jawara, Brikade, Laskar yang sudah siap mengawal beliau sudah ada 500 akan hadir di Al Munawar, belum termasuk anggota, simpatisan, dan alumni 212 yang akan langsung hadir tidak pakai konfirmasi lagi," jawab Slamet.


Sementara itu, Koordinator Jubir Prabowo-Sandi Dahnil Anzhar Simanjuntak mengatakan pengawalan Amien Rais tersebut bukan atas permintaan pihaknya. Pengawalan tersebut murni inisiatif dari alumni PA 212.

"Kami di Koalisi Indonesia Adil dan Makmur tidak dalam posisi mengajak Pak Slamet mengawal. Kami tidak begitu. Jadi kebetulan Pak Amin adalah penasihat," kata Dahnil di lokasi yang sama.

Seperti diketahui, Amien Rais dipanggil polisi sebagai saksi kasus kebohongan Ratna Sarumpaet. Pada panggilan kedua, Rabu (10/10) nanti, Amien dipastikan siap hadir.
(mae/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed