detikNews
Kamis 27 September 2018, 15:50 WIB

PAN: Ma'ruf Amin Sulit Minta Maaf ke Ahok dan Ahokers

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
PAN: Maruf Amin Sulit Minta Maaf ke Ahok dan Ahokers Wasekjen PAN Saleh Daulay Partaonan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Wasekjen PAN Saleh Daulay Partaonan sepakat dengan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, yang menilai cawapres Ma'ruf Amin akan kesulitan meyakinkan pendukung Ahok yang disebut Ahokers. Menurut Saleh, memori Ahokers masih kuat terhadap apa yang terjadi di Pilgub DKI.

"Memori Ahokers kan masih kuat terhadap apa yang terjadi di Pilkada DKI. Menurut saya, memang sulit bagi Ma'ruf Amin untuk meyakinkan mereka," ujar Saleh kepada detikcom, Kamis (27/9/2018).

Saleh menilai Ma'ruf akan kesulitan memulai pembicaraan dengan Ahokers. Menurutnya, tak mungkin pembicaraan dimulai dengan permintaan dukungan.

"Masa pas ketemu tiba-tiba minta dukungan? Pastilah akan dimulai dengan pembicaraan lain terlebih dahulu. Nah, yang melekat di ingatan kan soal pilkada kemarin. Apa bisa langsung dilupakan? Rasanya agak berat. Tapi silakan saja dicoba. Dilihat saja nanti," tuturnya.


Saleh pun menilai pertemuan itu dilakukan karena posisi Ma'ruf yang dilematis. Di satu sisi, Jokowi dekat dengan Ahokers, tapi di sisi lain Ma'ruf memiliki kenangan buruk dengan Ahokers.

"Ma'ruf Amin diyakini juga sulit untuk menyatakan permohonan maaf kepada Ahok dan para pendukungnya," kata Saleh.


Sebelumnya, Mardani menyebut Ma'ruf, yang dinilai jadi sebab Ahok dibui karena kasus penistaan agama, punya tugas berat meyakinkan Ahokers. Hal ini menanggapi rencana pertemuan Ma'ruf dengan Ahokers.

"Kiai Ma'ruf punya tugas berat meyakinkan Ahokers," kata Mardani dalam keterangannya, Kamis (27/9).
(mae/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed