detikNews
Jumat 14 September 2018, 10:02 WIB

Bayi Bermata Satu di Sumut Meninggal Dunia

Resi Erlangga - detikNews
Bayi Bermata Satu di Sumut Meninggal Dunia Ilustrasi (dok.detikcom)
Medan - Bayi yang lahir dalam cacat di Kabupaten Madina, Sumut akhirnya meninggal dunia. Ia lahir dengan memiliki hanya mata satu dan tanpa hidung.

"Kita sudah prediksi anak ini tidak bertahan lama. Bayi malang tersebut meninggal sekitar pukul 22.45 WIB. Karena kondisi kesehatannya saat lahir sudah memburuk," kata Kadis Kesehatan Mandailing Natal, Syarifudin Nasution kepada detikcom, Jumat (15/9).

Selain cacat fisik, bayi perempuan juga mengalami kelaianan jantung dan paru- paru.

"Saat lahir dalam operasi caesar, tubuh bayi ini sudah membiru. Dia juga mengalami gangguan pernafasan," jelasnya.


Saat ini, jenazah sudah disemayamkan di rumah duka. Sementara ibu bayi masih dirawat di rumah sakit.

"Bayinya sudah di rumah. Tadi malam langsung dibawa keluarganya. Ibunya masih di rumah sakit," tambahnya.

Bayi pengidap Cyclopia itu lahir Kamis (14/9) sekitar pukul 15.30 WIB di RSUD Panyabungan Kota. Saat lahir, kondisi badannya membiru. Bahkan tidak mengeluarkan tangisan sama sekali.

Denyut jantungnya sangat lemah. Di bawah 100 beats per minute (bpm) yang merupakan angka normal. Sampai saat ini, belum ada dugaan pasti terkait penyebab sang bayi terlahir dengan satu mata. Namun kuat dugaan karena pengaruh obat-obatan dan virus rubella.

"Kita kuatnya di situ. Namun sampai saat ini ibunya belum bisa dimintai keterangan. Jawabannya masih linglung. Mungkin masih syok," ungkapnya.

Orangtua sang bayi merupakan perantauan dari Pulau Jawa. Saat ini mereka tinggal di kawasan Kelurahan Kayu Jati, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal. Orang tua diketahui bekerja di sebuah tambang.



Saksikan juga video 'Mukjizat! Dilempar dari Lantai 3, Bayi Ini Masih Hidup':

[Gambas:Video 20detik]


(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com