DetikNews
Kamis 06 September 2018, 19:35 WIB

Pesan Khusus Ahok ke Sutradara Film 'A Man Called Ahok'

Ibnu Hariyanto - detikNews
Pesan Khusus Ahok ke Sutradara Film A Man Called Ahok Peluncuran teaser film 'A Man Called Ahok'. (Ibnu/detikcom)
Jakarta - Sosok Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diangkat menjadi sebuah film berjudul 'A Man Called Ahok'. Sang sutradara, Putrama Tuta, mengaku mendapat pesan khusus dari Ahok.

"Pesan khususnya, jangan bohong, jangan bohong. Pesannya gitu kalau kamu sesuatu tentang parenting," kata Putrama Tuta di XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/9/2018).


Putrama menjelaskan maksud pesan 'jangan bohong' adalah menceritakan seusai dengan apa yang ada di dalam buku 'A Man Called Ahok'. Buku 'A Man Called Ahok' merupakan karya Rudi Valinka.

"Dia bilang ceritain apa adanya karena kita nggak nyentuh politik, jadi ceritakan aja," kata Putrama.

Putrama beberapa kali mengunjungi Ahok di Rutan Mako Brimob selama proses pembuatan film. Menurut Putrama, Ahok sangat mengapresiasi film itu.

"Responsnya baik, dia mendukung film ini," kata Putrama.


Film 'A Man Called Ahok' menceritakan kisah hidup Ahok di Belitung Timur. Sosok Ahok diperankan oleh Daniel Mananta. Rencananya, film tersebut akan dirilis akhir tahun ini.

Soal siapa pemeran mantan istri Ahok--Veronica Tan--dalam film, Putrama Tuta masih merahasiakannya. Dia meminta agar menyaksikan langsung film itu.

"Nonton saja filmnya," katanya.

Dia mengatakan semua anggota keluarga Ahok masuk cerita film tersebut, termasuk Vero. Namun porsinya tidak sebanyak karakter Ahok dan ayah Ahok, Tjung Kim Nam atau Indra Tjahaja Purnama.

"Di naskah, fokus ke Kim Nam sama Ahok. Kalau part saya semua keluarganya pasti ada, tapi tidak ada yang fokus cerita. Fokusnya hanya Kin Nam dan Ahok," kata Putrama.




Tonton juga 'Rilis Teaser 'A Man Called Ahok', Sean Bacakan Surat dari Ahok':

[Gambas:Video 20detik]


(ibh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed