detikNews
Selasa 31 Juli 2018, 18:51 WIB

LSI Denny JA: TNI Paling Dipercaya Publik, DPR Peringkat Terbawah

Ibnu Hariyanto - detikNews
LSI Denny JA: TNI Paling Dipercaya Publik, DPR Peringkat Terbawah Foto ilustrasi: TNI AD memenangi AASAM 2018. (Dok Pen Kostrad)
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah di Indonesia. Hasilnya, TNI, KPK, dan Polri menjadi lembaga pemerintah yang paling dipercaya oleh publik.

"Ini memang kita tanyakan setiap kali survei tentang kepercayaan publik terhadap lembaga yang ada. Kita selalu bawa ke masyarakat lembaga mana yang bapak/ibu percayai sesuai dengan tugas dan fungsinya, dan hasilnya TNI, KPK, dan polisi masih tinggi," kata peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa di Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (31/7/2018).


Ketiga lembaga pemerintah itu dianggap bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Sedangkan tiga lembaga negara dengan tingkat kepercayaan terendah adalah MPR, DPR, dan DPD.

"Secara isu negatif, tiga lembaga (TNI, KPK dan Polri, red) ini relatif tidak terlalu banyak dibanding, seperti, DPR ada yang korupsi dan DPD dianggap nggak ada fungsinya," terangnya.


Total ada 11 lembaga pemerintah yang disurvei oleh LSI, dari TNI, Polri, MPR, hingga DPR. Survei tersebut dilakukan pada 29 Juni-5 Juli 2018. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan 1.200 responden dan toleransi kesalahan (margin of error) -+ 2,9 persen.

Berikut ini angka kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah:

TNI: percaya 90,4 persen, tidak percaya 4 persen
KPK: percaya 89 persen, tidak percaya 6,5 persen
Polri: percaya 87,8 persen, tidak percaya 7,8 persen
BPK: percaya 79,6 persen, tidak percaya 10,1 persen
MK: percaya 76,4 persen, tidak percaya 10 persen
MA: percaya 75,8 persen, tidak percaya 11 persen
Kejaksaan: percaya 72,6 persen, tidak percaya 16,9 persen
Kehakiman : percaya 71,9 persen, tidak percaya 19,1 persen
MPR: percaya 70,9 persen, tidak percaya 16,4 persen
DPD: percaya 68,7 persen, tidak percaya 19 persen
DPR percaya 65 persen, tidak percaya 25,5 persen
(ibh/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed