Polri: Senjata Kelompok Bersenjata di Papua dari Luar Negeri

Polri: Senjata Kelompok Bersenjata di Papua dari Luar Negeri

Mochamad Zhacky Kusumo - detikNews
Jumat, 10 Nov 2017 11:39 WIB
Polri: Senjata Kelompok Bersenjata di Papua dari Luar Negeri
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Polri sudah menerima sejumlah informasi soal persenjataan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Mimika, Papua. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan informasi yang didapat senjata beserta amunisi KKB berasal dari luar negeri.

"Ya, beberapa waktu lalu kita juga mendapatkan informasi itu, ada senjata-senjata yang masuk ilegal. Tidak tertutup kemungkinan masuk dari situ (luar negeri). Karena mereka ada senjata, ada amunisi," kata Setyo saat dikonfirmasi ihwal persenjataan KKB, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).


Namun demikian, menurut Setyo informasi tersebut belum terverifikasi. "Kita belum bisa memastikan," singkat Setyo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata mantan Wakabaintelkam Polri aliran senjata KKB Mimika bisa terungkap melalui penyelidikan. Setyo pun meyakini Kepolisian bisa menguaknya.

"Nanti setelah kita melakukan penyidikan, melakukan penangkapan, pasti kita bisa mengungkap dari mana aliran senjatanya," pungkasnya.


Sebelumnya, KKB menyandera juga merampas harta benda warga dan pendatang di Desa Kimbely dan Desa Banti, Mimika, Papua. KKB juga mengisolasi dua desa di wilayah pegunungan itu dengan melarang warga bepergian.

"Mereka merampas barang, alat komunikasi, merampas uang. Di sana (Desa Kimbely) ada 300-an pendulang emas," kata Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar saat dihubungi detikcom, Kamis (9/11/2017). (tor/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini