BNPB: Ada Pergeseran Banjir di DKI, dari Bukit Duri ke Kemang

BNPB: Ada Pergeseran Banjir di DKI, dari Bukit Duri ke Kemang

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Kamis, 26 Okt 2017 17:36 WIB
BNPB: Ada Pergeseran Banjir di DKI, dari Bukit Duri ke Kemang
Ilustrasi banjir di Kemang, Jaksel (Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut ada pergeseran titik banjir yang biasa terjadi di Jakarta. Tren terjadinya banjir sudah bergeser dari Bukit Duri ke Kemang, Jaksel.

"Di Jakarta ini banjirnya bergeser ke daerah Kemang. Kalau biasanya daerah Bukit Duri banjirnya sudah relatif ditangani karena normalisasi. Tapi di daerah Kemang, hujan sedikit saja banjir," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jl Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (26/10/2017).

Peta kejadian banjir di DKI tahun 2014-2016Peta kejadian banjir di DKI tahun 2014-2016 (dok. BNPB)

Sutopo menuturkan penyebab Bukit Duri mulai jarang banjir adalah normalisasi di sekitar Kali Ciliwung. Sedangkan wilayah Kemang rawan banjir karena banyak rumah di bantaran sehingga terjadi penyempitan di Kali Krukut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Permasalahan kompleksnya menyangkut jumlah penduduk dan tata ruang karena penduduk tidak hanya di bantaran sungai. Tapi juga tinggal di tengah sungai, jadi harusnya lebar sungai 20 meter tinggal 2 meter," jelas Sutopo.

Berdasarkan data yang dihimpun BNPB dalam kurun 2014-2016, terdapat 634 RW dari 125 kelurahan di Jakarta yang rawan banjir. Banjir disebabkan dangkalnya sungai dan lebar badan sungai yang menyempit.

"Faktor penyebab banjir Jakarta lebih dominan disebabkan permasalahan dari hulu bagian tengah maupun wilayah Jakarta sendiri. Terutama sungai yang sempit dangkal dan demikian banyaknya masyarakat yang tinggal di bantaran sungai," tutur Sutopo. (adf/dkp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads