DetikNews
Kamis 26 Oktober 2017, 10:25 WIB

Begini Penjelasan soal Gerakan 'Revolusi Putih' Prabowo

Ahmad Toriq - detikNews
Begini Penjelasan soal Gerakan Revolusi Putih Prabowo Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - Ketum Gerindra Prabowo Subianto mengusulkan gerakan 'Revolusi Putih' kepada Gubernur DKI Anies Baswedan. Apa itu Revolusi Putih?

Dikutip dari akun Facebook resmi Prabowo Subianto, Kamis (26/10/2017), Revolusi Putih adalah pemikiran Prabowo dan Partai Gerindra untuk membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat. Salah satu caranya menjadikan susu sebagai konsumsi rakyat Indonesia setiap hari. Kata 'putih' dalam Revolusi Putih identik dengan warna susu.


Dengan gerakan ini, diharapkan anak-anak Indonesia dapat menjadi generasi penerus yang kuat dan cerdas dalam mengemban amanat-amanat kebangsaan pada masa-masa berikutnya.

"Kita jangan melihat hasilnya sekarang. Tunggu 10 sampai 15 tahun mendatang, jika gerakan ini simultan, yakinlah generasi kita akan menjadi generasi yang mumpuni. Hal itu juga sudah dilakukan India dan China," kata Prabowo dalam posting akun FB-nya. Penjelasan soal Revolusi Putih yang dikutip detikcom diunggah di akun FB @PrabowoSubianto pada 21 Oktober 2012.

Menurut Gerindra, untuk kawasan Asia Tenggara saja, Indonesia berada di posisi terbawah dalam hal konsumsi susu. Karena itu, Gerindra mendorong dijalankannya Revolusi Putih di berbagai daerah di Indonesia.


Mengutip situs resmi Partai Gerindra, Revolusi Putih sudah muncul sejak Pemilihan Presiden 2009. Ketika itu Prabowo Subianto adalah calon wakil presiden yang berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden. Prabowo disebut sudah memulai gerakan ini di rumahnya di Bukit Hambalang, Kampung Gombong, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, yang juga terdapat lokasi peternakan kambing. Prabowo tak hanya memberikan susu kambing gratis, tapi juga biaya pendidikan.

Gerakan Revolusi Putih kini ingin dibawa ke Jakarta. Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, hari ini mendatangi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota. Hashim mengusulkan dijalankannya Revolusi Putih di Jakarta.

"Kami tadi sempat ketemu Pak Anies. Kita bicara cukup lama. Saya sampaikan beberapa hal dan beliau sudah setuju. Pertama adalah program tambahan makanan untuk pelajar sekolah," kata Hashim setelah bertemu Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2017).


Hashim menjelaskan, di Jakarta, gerakan 'Revolusi Putih' tersebut akan menyediakan sarapan bagi warga di sekolah negeri dan sekolah swasta yang tidak mampu.

"Ini adalah program dari Pak Prabowo, Revolusi Putih. Pada semua murid dan pelajar di DKI dari sekolah negeri dan sekolah swasta yang tidak mampu akan dapat makanan gratis. Berupa susu, kacang hijau, dan telur rebus. Itu nanti setiap hari sekolah," paparnya.

Kepada Hashim, Anies mengaku setuju dengan usulan tersebut. Program tersebut ditargetkan bisa diterapkan tahun depan.

"Nah, realisasinya ini perlu diajukan untuk dimasukkan ke dalam RAPBD tahun depan. Kan ini tahun fiskal berarti mulai 2018, secepatnya," terangnya.
(tor/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed