DetikNews
Rabu 17 Mei 2017, 16:49 WIB

Presiden Jokowi: PKI Nongol Gebuk Saja

Iin Yumiyanti - detikNews
Presiden Jokowi: PKI Nongol Gebuk Saja Dokumentasi: Presiden Jokowi di penutupan Musrenbangnas Tahun 2016 di Istana Negara (Cahyo/Setpres)
Jakarta - Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah akan bertindak tegas terhadap organisasi mana pun yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Presiden tidak akan pandang bulu, baik terhadap kelompok kanan maupun kelompok kiri.

"Organisasi yang jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, kebinekaan, kalau saya, tidak bisa (biarkan)," kata Presiden Jokowi dengan emosi saat melakukan pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Rabu (17/5/2017).

Jokowi menegaskan ia dilantik sebagai presiden dan memegang amanah rakyat. Jokowi akan menegakkan hukum sesuai dengan peraturan yang ada.

"PKI, kalau nongol gebuk saja. Tap MPR sudah jelas (melarang PKI)," ujar Jokowi.

Pertemuan Jokowi dengan pertemuan media massaPertemuan Jokowi dengan pemimpin redaksi media massa. (Ray Jordan/detikcom)
Jokowi menyesalkan ia dan keluarganya terus difitnah terlibat dengan PKI. Bagi Jokowi, ia dan keluarganya sangat jelas sama sekali tidak terkait dengan PKI.

"Saat PKI dibubarkan, saya masih berumur 4 tahun," ujar Jokowi.

Ia juga menjelaskan orang tuanya tidak terkait dengan PKI. Ia mempersilakan agar dilakukan investigasi untuk menyelidikinya.

"Saya lahir jelas, orang tua jelas. Silakan dicek. Tapi setelah orang tua saya jelas tak terlibat PKI kok dibilang itu bukan ibu saya. Kalau seperti itu terus ya tidak rampung-rampung," tutur Jokowi.

"PKI itu kan larangannya jelas. PKI gebuk saja," ucap Jokowi lagi.

Jokowi mengaku emosi atas fitnah-fitnah terhadap dirinya karena menghabiskan energi yang seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan memajukan kemakmuran rakyat.

"Orang lain sudah bicara urusan fantasi mobil masa depan, kita kok masih urusan begini," ujar Jokowi.

Pertemuan Jokowi dengan para PemredPertemuan Jokowi dengan para pemred media massa. (Ray Jordan/detikcom)
Jokowi lantas mempersilakan masyarakat menyampaikan pendapat dan berdemokrasi sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Sedangkan mengenai rencana membubarkan HTI yang menimbulkan kontroversi, Jokowi percaya Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto telah berhitung matang. "Itu sudah disampaikan harus ditindaklanjuti," kata Jokowi.
(iy/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed