Miryam ditangkap tim Satgas Polri, yang dipimpin Kombes (Pol) Herry Heryawan bersama AKBP Didik Sugiarto dan AKBP Aris Supriyono di hotel di Kemang, Jakarta Selatan, pada 1 Mei 2017 sekitar pukul 00.20 WIB.
Miryam saat itu bersama seorang teman perempuan. Perempuan yang juga berstatus tersangka dugaan memberi keterangan tidak benar atau keterangan palsu dalam persidangan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto itu tidak melawan saat dibekuk polisi. Miryam selanjutnya digelandang polisi ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa secara intensif.
MIryam Haryani saat ditangkap polisi. (Dok. Istimewa) |
Berdasarkan foto yang diperoleh detikcom, Miryam meninggalkan hotel dengan dikawal sejumlah polisi dan polwan. Dia terlihat berjalan kaki menuju kendaraan yang akan membawanya ke Polda Metro Jaya. Kondisi saat itu masih gelap gulita.
Kedua tangan Miryam tidak diborgol. Dia digandeng oleh seorang polwan berpakaian bebas. Ada juga tiga polisi yang berpakaian preman mengawal Miryam dan berjalan di belakangnya.
Miryam Haryani ditangkap tim Satgas yang dipimpin Kombes (Pol) Herry Heryawan. (Dok. Istimewa) |
Dalam foto kedua, Miryam tampak sedang duduk dan berpose di depan kamera. Miryam mengenakan jaket berwarna biru tua sedang bertopang dagu sambil tersenyum. Wajah Miryam terlihat agak lelah dengan rambut diikat dan berkacamata.
Kini, Miryam masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. (aan/imk)












































MIryam Haryani saat ditangkap polisi. (Dok. Istimewa)
Miryam Haryani ditangkap tim Satgas yang dipimpin Kombes (Pol) Herry Heryawan. (Dok. Istimewa)