Dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (3/1/2017), selain kepada korban tewas, Jasa Raharja memberikan santunan kepada 45 korban luka-luka. Santunan diberikan melalui rumah sakit yang merawat mereka, yakni RSPAD Gatot Subroto dan RS Polri. Mereka menerima santunan maksimal Rp 10 juta.
Direktur Utama Jasa Raharja Budi Setyarso telah menjenguk korban luka-luka di RSPAD Gatot Subroto dan RS Polri pada Senin (2/1). Budi menjenguk bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Plt Gubernur DKI Sumarsono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini nama korban tewas yang menerima santunan melalui ahli warisnya:
1. Jackson, laki-laki, 40 tahun, Pondok Aren, ahli waris (istri) Fransisca Yuniah
2. Eli Aliyah, perempuan, 43 tahun, Cibinong Bogor, ahli waris (suami) Aris Hartanto.
3. H. Masduki Mangkudisastra, laki-laki, 75 tahun, Cibeunying Kaler, ahli waris (anak) Ir Irfan
KM Zahro Express terbakar di Muara Angke pada Minggu (1/1) pagi. Kapal yang mengangkut wisatawan ke Pulau Tidung tersebut mengangkut 238 penumpang. Sebanyak 23 korban tewas dan 198 selamat. Adapun 17 korban lainnya masih dalam pencarian petugas. Polisi telah menetapkan nakhoda M Nali (51) sebagai tersangka. (nwy/mpr)











































