Jakarta -
Kabar soal Mantan Menteri ESDM Arcandra Tahar akan dilantik kembali menjadi menteri di Kabinet Kerja berhembus kencang. Terlebih status kewarganegaraan Arcandra telah diteguhkan sebagai WNI oleh Menkum HAM Yasonna Laoly.
Apa kata pihak Istana Kepresidenan soal kabar ini?
Saat ditanya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung enggan menjelaskan soal kabar tersebut. Politikus PDIP ini malah mengalihkan jawabannya ke persoalan rapat terbatas yang akan digelar Presiden Jokowi Jumat (16/9) besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini sosialisasi pajak. Jadi besok kebetulan ada 2 rapat terbatas. Pertama mengenai pembiayaan infra non APBN. Kedua hal berkaitan dengan perkembangan APBN. Karena pembahasan dan juga beberapa hal yang perlu dilakukan, maka pemerintah melihat infrastruktur yang dicanangkan oleh Presiden tidak boleh terhambat. Maka dikeluarkan yang akan d sebut PINA. PINA itu Pembiayan Infrastruktur Non APBN, besok akan dirataskan. Mudah-mudahan akan segera diputuskan, sehingga infrastruktur yang menjadi program prioritas pemerintah bisa dijalankan dengan baik," kata Pramono Anung saat ditemui wartawan usai kegiatan sosialisasi Tax Amnesty di Gedung Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2016).
Namun, saat ditegaskan kembali soal apakah Arcandra akan dilantik kembali menjadi Menteri ESDM di Kabinet Kerja, Pramono menjawab hal itu tergantung kepada Presiden Jokowi.
"Hanya Pak Jokowi yang tahu," katanya.
"Hanya Pak Jokowi yang tahu. Yang jelas bukan Pramono Anung," tambahnya saat ditekankan kembali soal kabar tersebut.
(jor/tor)