DetikNews
Kamis 07 Juli 2016, 03:20 WIB

Lebaran Tanpa Takbiran di Venezuela

Herianto Batubara - detikNews
Lebaran Tanpa Takbiran di Venezuela Foto: Suasana di Masjid Syekh Ibrahim (KBRI Caracas)
Caracas - Warga negara Indonesia di Caracas, Venezuela, jumlahnya hanya segelintir. Seperti apa suasana perayaan Idul Fitri di negara ini?

Pejabat KBRI Caracas M Siradj Parwito mengatakan, merayakan Lebaran bagi umat muslim di Caracas hanya dilakukan dengan salat Id di Masjid Syekh Ibrahim. Masjid yang dapat menampung sekitar 1.000 jamaah ini merupakan yang kedua terbesar di Amerika Latin setelah Masjid King Fahd di Buenos Aires.

Warga muslim Venezuela disebut Parwito sekitar 100.000 orang dan mayoritas merupakan keturunan pedagang dari Suriah, Lebanon, Mesir dan Iran.

Setelah menunaikan ibadah Salat Id di Masjid Syekh Ibrahim, jemaah dapat menikmati baklava (kue arab yang disiram madu) yang dibagikan gratis bersama minuman ringan. Selain itu, di aula yang berada bawah masjid disediakan pula meja makanan kecil, seperti pizza, harum manis, donat, dan lain-lain.

"Dibagikan pula Alquran gratis dalam bahasa Inggris, Spanyol dan Arab," ujarnya.

Selama bulan puasa, lanjut Parwito, pengelola masjid menyiapkan takjil setiap menjelang berbuka serta salat taraweh. Puasa di Caracas tidak berbeda jauh dengan di Indonesia, yakni imsak pukul 04.55 pagi dan magrib pukul 08.55.

Khusus untuk masyarakat Indonesia yang hanya sekitar 60 orang di Caracas, Duta Besar RI Mochammad Luthfie Witto'eng mengadakan open house di Wisma Duta.

"Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh warga yang kangen dengan masakan Indonesia. Hal ini mengingat di Caracas tidak mudah memperoleh bumbu-bumbu khas Indonesia," ujarnya.
(hri/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed