Survei dilakukan secara tatap muka dengan responden sebanyak 1000 orang. Reaponden tersebar di seluruh kelurahan di Jakarta dengan metode multistage random sampling. Proporsi responden laki-laki dengan perempuan sebesar 50% : 50%. Tingkat kepercayaan (significant level) survei sebesar 95% dengan margin of error sebesar 3,1%.
Tingkat popularitas dan elektabilitas Ahok tetap berada di peringkat pertama. Meskipun beberapa bulan terakhir, media ramai membahas kasus Ahok yang berurusan dengan kasus RS Sumber Waras dan reklamasi Pantai Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei Cyrus Network |
Eko Dafid kemudian memaparkan hasil survei yang dilakukan dari 28 April-2 Mei 2016. Survei dilakukan secara tatap muka dengan responden sebanyak 1000 orang. Responden tersebar di seluruh kelurahan di Jakarta dengan metode multistage random sampling. Proporsi responden laki-laki dengan perempuan sebesar 50%:50%.
Tingkat kepercayaan (significant level) survei sebesar 95% dengan margin of error sebesar 3,1%. Metode pertama yang dilajukan adalah memberikan pertanyaan terbuka.
Tanpa disodori pilihan nama, jika pilkada dilaksanakan hari ini 47,4 persen responden memilih Ahok sebagai Gubernur DKI. Di tempat kedua, ada Yusril Ihza Mahendra dengan sebanyak 9,3 persen responden yang memilih. Selanjutnya ada Ridwan Kamil dengan perolehan 4,6 persen suara responden.
Metode kedua adalah melakukan simulasi dengan menyertakan nama dan foto kandidat. Alhasil didapatkan urutan yang sama namun dengan persentase yang berbeda.
"Simulasi dengan nama dan foto hasilnya Ahok mendapatkan 48,1 persen suara responden. Kemudian Yusril di tempat kedua dengan 10,2 persen. Dan Ridwan Kamil dengan 6,1 persen," kata Eko Dafid.
Survei Cyrus Network |
Hasil survei ini sedikit berbeda dengan survei yang sebelumnya dirilis Cyrus Network. Nama Yusril muncul menjadi kandidat dipengaruhi beberapa faktor.
"Kalau di survei yang lalu, nomor 2 dan 3 ditempati Ridwan Kamil dan Risma. Tapi karena keduanya sudah menyatakan beberapa kali tidak akan maju. Juga Bang Yusril yang semangat maju di akhir-akhir ini. Bisa jadi itu faktor yang mengubah," kata Eko Dafid.
Hasil survei juga tidak berubah ketika dilakukan beberapa variabel. Contohnya dengan mengurangi jumlah kandidat yang bersaing bahkan hingga situasi head to head.
"Jika dieliminir jumlah kandidatnya, suara tidak langsung berpindah ke salah satu calon. Tapi tetap terdistribusi ke calon lainnya. Dan jika petahana hari ini head 2 head dengan calon-calon yang ada, hasilnya petahana menang," tutur Eko Dafid.
Survei Cyrus Network |












































Survei Cyrus Network
Survei Cyrus Network
Survei Cyrus Network