Karyawan Notaris di Bogor Tewas Terbakar di Kontrakan, Diduga Dibunuh

Karyawan Notaris di Bogor Tewas Terbakar di Kontrakan, Diduga Dibunuh

Farhan - detikNews
Senin, 18 Apr 2016 17:31 WIB
Karyawan Notaris di Bogor Tewas Terbakar di Kontrakan, Diduga Dibunuh
Foto: Ari Saputra
Bogor - Solihin, seorang karyawan salah satu kantor notaris di Bogor ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terbakar di kamar kontrakannya di Gang Sahabat, Kelurahan Cibadak RT 4/5, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, Senin (18/4/2016). Korban diduga menjadi korban pembunuhan. Pasalnya, ditemukan luka tusuk di bagian leher dan hantaman benda tumpul di kepalanya.

"Korban ditemukan meninggal di dalam kamar kontrakannya. Posisinya di atas kasur, kondisinya sudah terbakar," kata Kapolsek Tanahsareal, Kompol Wasino, kepada wartawan, Senin (18/4/2016).

Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang tetangga korban melihat kepulan asap yang keluar dari kamar korban. Saksi yang mendatangi kamar korban, kemudian melihat api di dalam kamar dan langsung berteriak minta tolong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saksi sempat melihat korban dari balik jendela. Tapi waktu itu kamarnya terkunci," terang Kapolsek.

"Kemudian bersama pemilik kontrakan dan warga lainnya, pintu didobrak dan dilakukan pemadaman," sambungnya.

Warga yang berhasil memadamkan api di dalam kamar korban, kemudian menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dengan luka bakar di sebagian tubuhnya. "Kita lakukan olah TKP, tapi kemudian kita temukan ada luka di badannya. Karena ini harus didalami, kemudian korban kita bawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi. Sekarang masih tunggu keluarganya datang, baru setelah itu kita autopsi," terangnya.

Polisi sempat menemukan beberapa luka seperti luka tusukan di leher, luka bekas hantaman benda tumpul di kepala, pelipis dan di bagian tubuh lainnya. Meski demikian, polisi mengaku belum berani menyimpulkan apakah korban meninggal karena terbakar atau akibat aksi kejahatan.

"Kita belum pastikan apa dia korban kejahatan atau bukan, kita masih lakukan penyelidikan. Masih kita dalami kasusnya," kata Kompol Wasino. (trw/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads