Separator tersebut tepatnya berada di depan mal Paragon yang terletak di dekat bundaran yang menghubungkan tujuh simpang di Jalan Pemuda. Mal besar itu memang cukup ramai pengunjung karena satu bangunan dengan hotel. Gerbang masuknya tidak jauh dari belokan jalan.
Jika jalan padat dan pemotor atau mobil sudah terlanjur masuk ke sisi kiri separator, maka harus masuk terlebih dahulu ke mal dan mengelilingi mal untuk kembali ke jalan utama karena separator berbelok ke arah mal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di ujung deretan separator memang sudah terdapat penunjuk jika sisi kiri merupakan arah khusus masuk mal, namun jika sudah terjebak kepadatan lalu lintas, maka kalau terlanjur di sisi kiri maka harus memutar ke mal. Dan jika tidak ingin ke mal bisa ambil sisi kanan.
Kondisi seperti itu sudah ada sejak sekitar setahun lalu. Memang tidak ada yang protes, tapi tetap jadi perhatian pemotor. Sebab, cone, separator, atau pembatas biasanya dipasang jika ada kegiatan tertentu. Tapi ini dipasang setiap hari, seolah-olah pemotor harus mengalah untuk akses ke mal.
Pihak Mal Paragon belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. detikcom sudah berusaha menghubungi lewat telepon dan SMS, tapi belum mendapat jawaban. (alg/try)










































