"Rute alternatif yang kami siapkan yaitu lewat jalur arteri. Memang lebih panjang dibanding lewat tol, tetapi kalau pakai jalur arteri bisa berhenti dulu di rumah makan, kalau mau buang air kecil juga banyak pom bensin sehingga tidak susah," jelas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto kepada detikcom, Kamis (24/3/2016).
Berikut rute utama (lewat tol) dan rute alternatif (lewat jalur arteri) dari Ditlantas Polda Metro Jaya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Rute utama dari Tol: 49,8 Km
Dari Tangerang ke Tol Tangerang-Tol dalam kota-Tol Cikampek-keluar GT Sadang-belok kiri ke arah Pantura
- Rute alternatif /jalur arteri: 57,1 Km
Dari Banten-Jl Raya Serang-Jl Daan Mogot-Grogol-Jl S Parman-Jl Gatot Subroto-Jl MT Haryono-Cawang belok ke kiri-Jl Raya Kalimalang-Jl Tambun-Cikarang-Karawang-Cikampek-Pantura
2. Dari Bogor ke Jateng
- Rute utama/lewat Tol: 42,8 Km
Dari Baranangsiang-Tol Jagorawi-Keluar Tol GT Pondok Indah-memutar JORR-arah Bandung-Tol Cikampek-GT Sadang-arah Pantura
- Rute alternatif/jalur arteri: 53,6 Km
Baranangsiang-Jl Raya Bogor-Cibinong-Cimanggis-Cibubur-Cijantung-Cililitan-Cawang-Belok kanan-Kalimalang-Cikarang-Cikampek
3. Dari Depok ke Jateng
- Rute Utama/tol: 19,3 Km
Dari Jl Margonda-Jl Raya UI-TL Jagakarsa-belok kanan-Tol TB Simatupang-Arah Kampung Rambutan-Cikampek-Bandung
- Rute alternatif: 21,1 km
Margonda-Jl Raya UI-Lenteng Agung-Jagakarsa-Pasar Minggu-Kalibata-Pancoran belok kanan ke Jl MT Haryono-Cawang ke kiri-balik ke kanan-Jl Raya Kalimalang-Jl Raya Tambun-Cikarang-Karawang-Cikampek-dst (mei/dra)










































