DetikNews
Sabtu 27 Februari 2016, 13:10 WIB

Dulu Anas, Sekarang Habiburokhman Siap Terjun dari Monas

Ahmad Toriq - detikNews
Dulu Anas, Sekarang Habiburokhman Siap Terjun dari Monas Foto: Kurnia Yustiana
Jakarta - Monas kembali diseret ke isu nasional. Jika dulu Monas diseret ke kasus hukum, kini dibawa-bawa ke ranah politik. Ada politikus yang mengaku siap terjun dari Monas.

Politikus itu adalah Ketua DPP Gerindra Habiburokhman. Pria berlatar belakang pengacara yang sempat tenar di Pemilu 2014 lalu ini meragukan informasi dari Teman Ahok yang menyebut sudah ada 730 ribu lebih KTP dukungan untuk Ahok.

"Saya ini sangat tidak yakin KTP yang diklaim sudah 700 ribu itu beneran. Karena nggak ada metode apapun yang sudah dilakukan untuk memverifikasi itu," kata Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (27/2/2016).

Untuk menegaskan keraguannya, Habiburokhman bahkan berani sesumbar terjun dari Monas jika memang KTP untuk Ahok memenuhi syarat maju independen. Sesumbar itu dia sampaikan di akun twitternya @habiburokhman.

"Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukung Ahok beneran cukup untuk nyalon #KTPdukungAhokcumaomdo???" tulis Habiburokhman.

Sesumbar Habiburokhman berani terjun dari Monas mengingatkan pada ucapan serupa beberapa tahun lalu.  9 Maret 2012, Anas Urbaningrum -- yang ketika itu menjabat posisi strategis Ketum Partai Demokrat, parpol penguasa saat itu -- bicara berani digantung di Monas jika terbukti korupsi di kasus Hambalang.

"Satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas," kata Anas 9 Maret 2012 lalu.

Kasus Hambalang pun bergulir, Anas ditetapkan jadi tersangka kasus Hambalang 22 Februari 2013. Hampir satu tahun kemudian, Anas ditahan di KPK bulan Januari 2014. Kasusnya masuk pengadilan, bergulir hingga tingkat kasasi dan dijatuhi vonis inkrah 14 tahun penjara. Hingga kini Anas masih mendekam dipenjara.

Bagaimana dengan sesumbar gantung di Monas? Tentu tak diproses, meski banyak yang membahasnya di media sosial. Ucapan Anas soal gantung di Monas adalah soal keyakinan bahwa dirinya tak bersalah.

Lalu bagaimana dengan sesumbar Habiburokhman kali ini?

"Ya itu joke, joke tapi serius juga. Apa yang saya sampaikan di twitter bisa saya pertanggungjawabkan," ujar Habiburokhman soal cuitannya itu.

Teman Ahok sudah menanggapi sesumbar Habiburokhman. Juru bicara Teman Ahok Amalia Ayuningtyas menegaskan kerja komunitasnya sangat serius mendukung Ahok mempertahankan kursi DKI-1. Amalia berjanji akan menunjukkan dokumen-dokumen yang sudah dikumpulkan, yang banyaknya hingga tiga truk.

"@habiburokhman alhamdulillaaah, siap siap pak, nanti kami siapkan tanggal terjunnya ya! :)," kicau Amalia menanggapai Habiburokhman lewat akun @amaliaayuningts.



(tor/dra)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed